-->

Selasa, 07 Februari 2012

FF: Life After Marriage One Shoot) oleh Ritha SparKyu H. Boriel

Saya Comeback lagi!!! Hahaha

Cekidot!!!

-Perjodohan!! Itu adalah satu kata yang tak akan pernah bisa terima. Bagaimanapun aku tak akan bisa hidup dengan orang yang tidak aku cintai dan bagaimanapun aku tak mungkin tinggal seatap dengan orang yang tidak kita kenal. Tapi.. semua itu berubah!! Kini akumerasa bahagia tinggal dengan orang yang awalnya tak kucintai itu, kini aku merasa rumah ini terasa hangat jika ada orang yang awalnya tak kita kenal mengisi rumah ini. Dan entahlah!! Apakah sekarang aku menyukai kata perjodohan ini??-

Luna maya Pov
“luna ayo cepat bangun, ayah ingin bicara denganmu”teriak sebuah suara membangunkanku dari mimpi indahku. Ya kurasa itu suara ibuku. Hufft!! Ini hari minggu, bisakah ibu membiarkanku bermalas-malasan sehari saja. Setelah seminggu ini aku berkutat dengan semua tugas kuliahku.
“iya bu, sebentar lagi luna turun”teriakku. Dengan sangat malas aku membersihkan tubuhku dan segera bergegas menuju ruang keluarga. Ya disana tengah duduk ibu, ayah dan juga kakakku tercinta. Hey! Tapi kenapa wajah mereka serius sekali dan kenapa wajah ayah Nampak sangat sedih?
“ayah, ada apa?”tanyaku sembari duduk disamping ibu.
“luna, apa kamu sudah punya kekasih?”Tanya ayah tiba-tiba. Kenapa ayah tiba-tiba bertanya begitu, bukankah ayah juga tahu sendiri kalau aku tak pernah membawa teman lelaki kerumah,. Kenapa tiba-tiba ayah menanyakan pertanyaan yang sudah jelas ayah tahu jawabannya.
“tentu saja belum ayah, akhir2 ini aku sibuk mengerjakan tugasku jadi mana sempat aku mengurusi hal yang seperti itu”jawabku tertunduk malu. Tapi sekilas aku melihat ayah bernafas lega. Dan sekarang perasaanku mulai tak nyaman.
“sudahlah yah, sebaiknya langsung saja keinti pembicaraan.”ucap ibu.
“sebenarnya kalian mau bicara apa?”tanyaku akhirnya. Karena aku sudah tak sabar lagi apa yang ingin ayah sampaikan padaku.
“baiklah luna. Ayah minta maaf kalau perkataan ayah ini akan menyakitimu, tapi ayah akan menjodohkanmu dengan anak teman ayah. Mungkin kau pernah melihat orangnya. Tapi kau belum tahu kalau orang itu adalah anak teman ayah. Tapi ayah yakin kalau kamu bisa menerimanya dan menyukai anak teman ayah itu”
JEDERR!! Aku serasa disambar petir. Aku dijodohkan!!
“ayah, aku tidak mau dijodohkan! Sekarang bukan jamannya siti nurbaya lagi ayah, dan kenapa ayah seenaknya mengambil keputusan seperti ini tanpa member persetujuan dari luna”ucapku agak meninggi pada ayah.
“ayah minta maaf luna, tapi ayah tak punya pilihan lain. Ayah berhutang budi pada teman ayah itu dan ayah hanya bisa membalasnya dengan ini”ucap ayah.
“ayah!!! Luna bukan barang dan luna tak mau di jodohkan!!”teriakku dan aku langsung berlari menuju kamar tanpa bisa kutahan lagi airmataku ini. Ayah!! Kenapa kau tega sekali padaku,batinku.

Tok tok Tok
“luna, boleh kakak masuk”gumam kakakku. Aku tak menjawab karena aku sedang menangisi nasibku, tanpa kusuruh masukpun aku tahu kalau kakakku akan masuk.
Clek!! Kudengar pintu kamar terbuka dan kakak langsung duduk disamping tempat tidur dan membelai rambut panjangku.
“luna, kalau seandainya kakak perempuan mungkin kakak akan menerima perjodohan ini, tapi kakak laki-laki, tak mungkin kan kakak menikah dengan laki-laki”ucapnya diselingi dengan tawa. Ya tuhan! Kakakku ini kenapa sih, tidak tahu situasi kalau bercanda.
“tapi kak, kenapa mesti luna dan kenapa mesti dengan perjodohan ini agar ayah bisa membalas budi”ucapku masih dengan keadaan terisak.
“entahlah luna. Tapi kakak mohon lakukanlah demi kebahagiaan orangtua kita. Kau sayang kan pada mereka?”Tanya kakaku.
“tentu saja  kak, tapi mengapa harus dengan perjodohan?”tanyaku lagi.
“sudahlah. Kau bisa tanyakan nanti pada ayah”ujar kakakku dan langsung memelukku.

Nazril irham Pov
“APA!!!”teriakku. aku baru saja pulang dari tour bersama bandku peterpan dan saat ini aku tengah duduk disofa karena ada yang akan ayah sampaikan padaku.
“kau tak usah teriak begitu riel,”gumam ibu padaku.
“tapi bu, nazril gak mau dijodohkan. Dan apa kata orang nanti tiba-tiba aku menikah dengan orang yang tak pernah aku kenal. Dan ayah akan merusak bandku. Ayah tahu kan kalau bandku sedang dalam posisi yang bagus dan aku tak mau berhenti dari bandku”ucapku pada ayah.
“ayah tak memintamu berhenti nazril. Kau boleh tetap lanjut dengan bandmu itu. Dan lagi pula pernikahanmu ini tak akan sampai ketangan media. Percayalah pada ayah”
“tapi tetap saja aku tak mau dijodohkan., aku bisa mencari calon istriku sendiri”teriakku.
“jangan pernah membantah nazril kalau karier bandmu ingin selamat”ancam ayah. Jadi sekarang ayah kini mengancamku. Aku tahu ayahkulah yang mengenalkan bandku pada produser dan berkat ayahkulah aku dan peterpan bisa dikenal orang2 dan ayah juga bisa saja mencabut semua apa yang telah aku peroleh bersama bandku.
“baiklah. Terserah ayah saja. Asal pernikahan ini tak tercium oleh media”ucapku sembari pergi menuju kamar. arrggH!! Haruskah aku hidup dengan gadis yang tak pernah aku cintai.

Luna maya pov
Kuliah jadi tak sesemangat dulu lagi, tapi mau bagaimanapun aku tetap harus melanjutkan hidupku ini. Kulangkahkan kakiku menuju meja makan, rasanya pagi ini aku enggan sekali makan bersama keluargaku, tapi aku tak mau menyakiti keluargaku. Aku sayang mereka semua.
“luna, kau sudah bangun?”Tanya ayah. Aku hanya membalasnya dengan semua senyuman. Kutarik kursiku dan aku duduk dengan tak semangat.  Sebenarnya aku ingin bersikap biasa. Tapi hatiku tak bisa dibohongi kalau aku sangat terluka dengan perjodohan ini.
“luna, kau masih marah pada ayah? Kalau kau tak mau melakukan perjodohan ini ayah bisa bicara dengan teman ayah”ucap ayah, tapi aku tahu nadanya sedih.
“tak perlu ayah, aku akan menerima perjodohan ini. Asal ayah jelaskan dulu kenapa harus ada perjodohan ini?”tanyaku.
“baiklah luna. Dulu sewaktu ayah masih muda, ayah tak punya apa-apa hingga ayah sukses sekarang, teman ayahlah yang membantu ayah. Ayah berterimakasih padanya. Tapi saat itu teman ayah hanya bicara “kau cukup berterimakasih dengan memberikan anak perempuanmu padaku. Aku ingin berbesan denganmu” tapi ibumu saat itu tengah mengandung kakakmu dan ayah berjanji jika anak ayah perempuan ayah akan menikahkan anak ayah dengan anak teman ayah itu, tapi ketika ibumu melahirkan teman ayah sangat kecewa karena ibumu melahirkan anak laki-laki. Tapi ayah berjanji jika anak kedua ayah perempuan ayah akan menikahkannya, dan ayah minta maaf kalau kau jadi menanggung janji ayah.”jelas ayah. Aku hanya tersenyum dan memeluk ayah.
“aku akan berusaha menepati janji ayah pada teman ayah”ucapku sambil memeluk ayah.
“terimakasih luna.”ucap ayah membelai rambutku.

Aku berjalan dengan malas menuju kelasku. Tapi tiba-tiba seseorang menepuk pundakku.
“lala, kau mengagetkanku saja. Ada apa?”tanyaku.
“temani aku ketemu band idolaku ya. Ayolah luna!”bujuknya.
“ishh!! Kau ini, sampai kapan kau akan tergila-gila dengan nazril irham sang vokalis itu? Aku heran dia itu tak tampan-tampan amat, tapi kenapa kau begitu menyukainya?”tanyaku.
“dia itu kharismatik luna dan coba saja kau dengarkan lagu mereka, kau pasti akan menyukainya dan kau akan jatuh cinta padanya.”ucap lala. Ya, aku akui aku jatuh cinta dengan suara ariel, ingat hanya suara ariel, aku tak tertarik dengan orangnya.
“baiklah, tapi aku hanya bisa menemanimu sebentar saja,”gumamku, karena malam ini ayah akan mengundang temannya kerumah.

Author Pov
Nazril yang dikenal dengan ariel tengah memasang wajah kesal saat tiba dibasecamp.
“kenapa riel?”Tanya uki saat baru datang.
“bokap gw ngejodohin gw sama anak temannya”ucap ariel sekenanya.
“apa?? Hahahaa…” ujar yang lain serempak dan langsung tertawa.
“sialan kalian malah ngetawain gw. Gw kesini cuman mau bilang gak bisa ikut jumpa fans, gw harus ketemu sama calon istri gw”ucap ariel tak semangat.
“hahah, oke gak apa-apa bisa diatur. Semoga lo suka dengan pilihan ayah lo”ucap david. Ariel dengan malas mengangguk. Seandainya gw bisa menolak perjodohan ini,”batinnya,.

Luna Maya pov
Aku hanya mengantar lala sampai gedung,karena ayahku menelponku untuk segera pulang.
“maaf la, aku gak bisa nemenin masuk”ucapku menyesal.
“tak apa, makasih udah mau nganterin”ucapnya. Aku tersenyum dan segera menjalankan mobilku menuju kerumah.
Setibanya dirumah ibu menyuruhku untuk mandi dan menyiapkan segalanya. Ya tuhan! Perasaanku sekarang mulai tak enak. Setengah jam sudah berlalu akhirnya aku bisa duduk santai disofa, kupandangi wajah ayah yang sangat ceria. Aku ikut tersenyum, sebahagia itukah ayah saat ini,batinku.
Ting tong! Kudengar bel  rumah berbunyi,
“biar ayah yang membukanya”ucap ayah. Jantungku langsung berdetak tak karuan. Aku sebenarnya ingin lari dari acara ini. Tapi sekali lagi aku tak bisa menyakiti ayah dan ibuku. Kugenggam tangan kakakku. Dia melirikku dan tersenyum mengeratkan genggaman tanganku.
“kalian sudah datang, ayo masuk” kudengar suara ayah mempersilahkan temannya masuk. Aku masih tertunduk tak berani memandang kedepan. Kuremas lagi tangan kakaku.
“aw Luna sakit!!”teriak kakakku. Shitt!! Kakakku yang satu ini menyebalkan, sehingga mau tak mau aku melepaskan gengggamanku dan aku melihat siapa orang yang tengah berdiri disamping ayahku.
JEDERR!!! Bagai disambar petir, orang yang berdiri dihadapanku ini adalah Nazril irham sang vokalis yang selalu dipuja-puja oleh lala. Aku diam mematung memandangi wajahnya, dan ternyata dia sangatlah tampan dan harus kuakui dia kharismatik.
“luna, ada apa?”Tanya kakakku sambil menyenggol bahuku.
“hmm.. tak apa-apa”jawabku dan aku langsung tertunduk lagi.
“nazril irham. Tapi kau bisa memanggilku ariel”ucapnya dingin sambil mengulurkan tangannya.
“Luna maya”ucapku sembari membalas uluran tangannya. Dia langsung melepaskannya secepat mungkin. Ya tuhan! Dia dingin sekali, apa pantas dia disebut idola, batinku.

Nazril irham Pov
Secepat kilat aku langsung melepas jabatan tanganku ini, aku rasa gadis yang bernama luna ini sangat terkejut dengan reaksiku. Biarkan saja,dia pikir aku senang dengan perjodohan ini.
“kau sudah tahu dia siapa kan luna?”Tanya ayahnya pada gadis itu.
“ya ayah,”jawab luna sepelan mungkin. Ya tuhan! Gadis ini apa tak menyukaiku? Apa dia tak suka padaku? Diluar saja aku selalu mendengar gadis2 berteriak memanggil namaku. Tapi kenapa luna diam saja,batinku.
Selesai makan malam, kedua orangtua kami meninggalkanku dan Luna berdua saja. Ish!! Aku tak suka situasi ini.
“hei, kenapa kau diam saja?”tanyaku.
“tidak apa-apa. Memangnya aku harus teriak memanggil-manggil namamu seperti gadis2 diluar sana?”tanyanya.
“kau ini menyebalkan sekali.”gumamku padanya.
“kau juga menyebalkan.”balasnya.
Author Pov
Luna tak menyangka kalau laki-laki yang dijodohkan dengannya adalah ariel seorang vokalis yang sekarang tengah dielu-elukan dimana-mana dan disukai banyak orang. Harusnya luna beruntung bisa menikah dengan ariel. Tapi gadis ini selalu tak merasa begitu.
Drrtt.. Drrt..
Hp Luna bergetar..
Luna, aku ada didepan kampusku. Cepat keluar-081324xxx-
Kau siapa?dan untuk apa kau dikampusku?-luna-
Ishh!! Cepat keluar dan kau langsung masuk ke mobil CR-V berwarna hitam-081324xxx-
“orang ini menyebalkan sekali”gumam luna sembari mengembungkan pipinya kesal.
“siapa lun?”Tanya lala yang tengah memakan baksonya.
“entahlah, tapi aku harus pergi dulu. Bye”ucap luna. Dengan segera ia menuju gerbang kampus dan saat itu ia melihat mobil CR-V tengah terparkir dengan manisnya.
Cepat masuk, sebelum semua orang mengenaliku-081324xxx-
Dengan enggan luna masuk ke mobil dan ia sangat terkejut saat tahu yang kalau yang ada dimobil ini adalah ariel.
“jadi kau? Untuk apa datang kemari?”Tanya luna ketus.
“kau lupa. Kita sudah dijodohkan dan kau tahu kalau hari ini kita akan fiting baju pengantin”ucap ariel tak kalah ketus.
“apa?? Aku tak mau”ucap luna sambil mengerucutkan bibirnya.
“kau pikir aku juga mau”gumam ariel datar.

Luna maya Pov
Kenapa sih aku harus secepat ini menikah, aku kan masih ingin menikmati masa mudaku. Dan kenapa aku harus menikah dengan ariel. Huh! Orang lain mungkin akan senang, tapi aku enggak.
“nona, silahkan coba dulu bajunya” ucap seorang pelayan butik membuyarkan lamunanku.
“ah baiklah, terimakasih”ucapku dengan senyum yang terpaksa. Aku berjalan menuju ruang ganti dan mengganti bajuku dengan pakaian pengantin ini. Sesaat aku memandang diriku dicermin, apa ini aku? Aku akan segera menikah. Tapi kenapa aku harus menikah dengan cara seperti ini?batinku.
“luna, sudah belum? Cepat keluar”teriak ariel. Dengan enggan aku keluar. Dan aku sangat terkejut melihat ariel dengan pakaian pengantinnya. Jas putihnya sangat pas  membalut tubuhnya. Kenapa jantungku berdetak tak karuan begini.
“kalian sangat serasi”ucap pelayan butik ini, aku dan ariel terpaksa tersenyum. Sekilas aku melirik kembali kearah ariel dan entah kenapa wajahku jadi terasa panas dan nafasku berburu cepat.
Ariel mengantarkanku sampai rumah. Sikapnya masih seperti tadi. Diam!! Aku rasa ariel memang tak banyak bicara.
“makasih”ucapku padanya. Dia tersenyum dan mengemudikan mobilnya hingga tak terlihat lagi. Aku memegangi dadaku. Entah kenapa jantungku seperti ini.

2 minggu kemudian….
Hari ini adalah hari pernikahanku dengan ariel. Yang memang tak banyak yang diundang oleh kami. Akupun hanya mengundang lala saja dan aku memang tak memberitahukan pernikahanku pada yang lain. Begitupun ariel, dia hanya mengundang rekan2 sebandnya.
“luna, kamu jahat banget gak bilang kalau orang yang menikah denganmu adalah ariel”ucap lala cemberut.
“maaf la, ini juga bukan keinginanku”ucapku.
“tapi yasudahlah, aku harap kamu bahagia”ucap lala memelukku.
Kemudian…
1 jam
2 jam
3 jam
4 jam
Dan hari ini aku resmi menjadi istri sah dari seorang nazril irham. Entahlah aku meneteskan airmataku begitu saja. Entah itu perasaan senang atau sedih. Tapi satu yang kutahu kalau aku sekarang akan menjalani hidup baru.
Supir menjalankan mobilnya menuju rumahku dan ariel. Ya ayah ariel bilang kami sekarang harus tinggal berdua untuk mendekatkan diri. Aku menerima semua kebaikan ayah mertuaku ini, ia masih mengijinkan aku kuliah. Dan mempercayaiku untuk mengurusi rumah tanpa ada pembantu.
Ckrekk!!! Aku membuka pintu, aku menghempaskan tubuhku kesofa, kulirik ariel kini tengah tersenyum memandangku. Wajahku dibuat panas olehnya.
“kenapa?”tanyaku.
“hmm.. luna, sebaiknya kita pisah kamar saja”ucapnya. DEG!! Seperti ada yang menusuk hatiku, kenapa aku merasa tak rela berpisah kamar dengan ariel. Bagaimanapun aku adalah istrinya.
“baiklah. Tadinya aku yang akan meminta terlebih dulu”gumamku bohong. Dia tersenyum dan bergegas menuju kamarnya.

3 minggu kemudian…
Nazril irham pov
Aku dan luna sudah 3 minggu menjadi suami istri, tapi rasanya kami seperti berteman saja, jujur saja aku tak bisa sedingin ini terus terhadap luna. Apalagi dia sudah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai istri. Sebelum berangkat kuliah dia selalu menyiapkan segalanya. Bahkan dia sudah menyiapkan pakaian yang akan aku pakai. Setiap hari melihatnya aku semakin merasakan perasaan yang aneh dihatiku, entahlah. Aku lebih betah tinggal dirumah dan aku mulai merasa kangen saat luna tak ada dirumah. Dan karena bandku diberi libur selama 1 bulan oleh pihak menajemen untuk menyiapkan album baru. Mereka teman sebandku memilih main kerumahku.
“ariel, ayo bangun.”ucap luna menggoyahkan tubuhku. Ya aku memang tak pernah mengunci kamarku. Jadi luna bisa bebas masuk kekamarku. Maka dari itu luna selalu menyiapkan pakaianku.
“hmmm”
“ayo cepat bangun. Ayah dan ibu akan datang kemari”ucap luna lagi.
“hmmm..” aku hanya berdehem. Aku malas sekali beranjak dari tempat tidur.
“ya sudah terserah kau sajalah. Aku capek membangunkanmu”ucap Luna hendak pergi, aku masih ingin mendengar suaranya jadi kutarik saja tangannya. Tapi aku rasa luna kehilangan keseimbangannya dan jatuh menimpaku. Kini luna berada diatasku, jantungku berdetak sangat cepat, wajahku memanas. Aku bisa melihat wajah luna sedekat ini. Aku mendekatkan wajahku dan Chup!! Aku mencium bibirnya sekilas. Aku rasa wajahku dan wajah luna sudah memerah.
“cepat mandi!!”teriak Luna dan segera berlari keluar kamarku. Aku terkekeh melihat tingkah Luna.

Luna pov
Aku memegang bibirku dan wajahku. Aku rasa wajahku sekarang sudah merah bak kepiting rebus. Ariel baru saja menciumku, ya tuhan. Kenapa jantungku berdebar seperti ini, apa sekarang aku mencintainya?
Ting tong… aku mendengar bel berbunyi, ku buka pintu dan aku berhambur kepelukan ibuku. Aku begitu merindukannya.
“ayah.. ibu,..”teriakku.
“luna kami merindukanmu”ucap ayah dan ibu. Aku tersenyum, dan tak lama ariel datang menghampiri kami, dia kenapa kelihatan tampan sekali hari ini? Dia mencium tangan ayah dan ibuku dan mempersilahkan masuk.
“aku buatkan teh dulu”ucapku. Aku bergegas menuju dapur untuk menyiapkan teh dan cemilan.
“sini kubantu”
“ariel”ucapku kaget.
“mana yang harus dibawa?”tanyanya.
“toples itu saja,”ucapku. Dia mengangguk dan bergegas pergi, tapi aku menahannya.
“terimakasih”ucapku. Aku tahu dia tersenyum dan bergegas menuju ibu dan ayah.

Author pov        
“APa?? Menginap??”pekik luna dan ariel bersamaan.
“iya, memangnya kenapa?”Tanya ibu. Luna menatap ariel sejenak. “hmm.. tak apa bu, aku senang kalian mau nginap”ucap luna.
“ya sudah, ibu dan ayah mau istirahat dulu”ucap ibu meninggalkan luna dan ariel.
“hufft.. sebaiknya aku tidur disofa saja”gumam luna.
“kau tidur dikamarku saja,”ucap ariel. Luna sangat terkejut. Itu berarti mereka harus seranjang.
“kenapa? Kau kan istriku”ucap ariel. Luna hanya tersenyum, rasanya ada sesuatu yang menyenangkan saat ariel berkata kalau luna adalah istrinya.

Luna pov
Aku berjalan memasuki kamar dan shit!! Aku lupa kalau baju tidurku ada dikamarku, aku tak mungkin tidur dengan pakaian seperti ini.
“kau butuh baju tidur?”Tanya ariel yang entah kapan dia sudah berganti pakaian dengan piyama tidurnya.
“aku harus mengambilnya dulu,”ucapku bergegas keluar kamar. Tapi ariel menahanku.
“pakai saja piyamaku. Kalau kau kembali ke kamarmu untuk mengambil baju tidurmu, ayah dan ibu akan tahu kalau selama ini kita tak tidur bersama”ucap ariel., dengan terpaksa aku mengambil piyama ditangan ariel dan bergegas ke kamar mandi dan memakainya. Aku jadi tersenyum-senyum sendiri. Aku memakai piyama ariel. Entah kenapa wajahku akhir2 ini terasa panas dan jantungku selalu berdetak lebih cepat.
“cantik”ucap ariel tiba-tiba saat aku keluar dari kamar mandi, aku tertunduk karena malu. Aku baru kali ini dipuji ariel.
“ini sudah malam, sebaiknya kita tidur”ucapnya. Aku mengangguk saja, aku segera menuju tempat tidur. Kulihat ariel masih sibuk membaca buku. Aku tak menghiraukannya. Kerena jujur saja aku sudah mengantuk. Aku memutuskan untuk memejamkan mataku.

“luna, sampai kapan kau akan memelukku seperti ini?”ucap sebuah suara yang membangunkan tidurku, aku langsung membuka mataku dan aku langsung kaget kenapa aku bisa memeluk ariel seperti ini, tapi entah kenapa aku rasa ini tidur ternyenyak semenjak aku menginjakkan kakiku dirumah ini.
“maaf,”ucapku dan bergegas bangun. Tapi ariel menahanku.
“luna, sebaiknya kita memang tidur sekamar saja.”ucap ariel tiba-tiba, entah kenapa aku mengangguk begitu saja.

Authot pov
Sekarang luna dan ariel sudah terbiasa tidur bersama. Tapi mereka masih saja terlihat malu-malu. Walaupun kadang mereka yakin akan perasaan mereka kalau mereka saling membutuhkan. Dan tanpa mereka sadari mereka telah saling mencintai.
“lunaaaa…”teriak lala mengagetkan luna yang tengah makan siang dikantin kampus.
“kenapa?”tanyaku heran.
“kau lihat ini? Aku benci pada suamiku. Coba kau lihat berita ini”ucap lala sembari menyodorkan majalah pada luna.
“Hideline news :ariel peterpan tengah terlibat cinta lokasi dengan model video klipnya”
Luna pov
Deg!!! Jantungku terasa ditusuk, aku merasakan sakit disini. Tepat dihatiku. Aku tahu ariel tak mencintaiku. Dan aku yang hanya mencintainya. Aku sadar cintaku sekarang bertepuk sebelah tangan. Tapi kenapa dia tidak bisa menjaga perasaanku. Kalaupun dia ingin menjalin cinta seperti ini kenapa dia harus terang-teranngan seperti ini?  Tanpa terasa airmataku menetes. Lala kemudian memelukku.
“aku salah sudah mencintainya la, aku salah..”isakku pada sahabatku. “aku tahu kami dijodohkan la, tapi entah kenapa sekarang aku menyukai perjodohan ini, aku menyukainya la. Aku mencintai nazril. Tapi kenapa nazril menyakitiku seperti ini,”aku kembali menangis dipelukan lala sahabatku. Sementara ditempat lain uki melihat semua itu.

Nazril pov
Aku secepat kilat mengemudikan mobilku menuju rumah. Entah setan apa yang merasukiku sehingga aku mengendarai mobil dengan kecepatan penuh. Uki sudah menceritakan semuanya. Luna mencintaiku dan aku pikir aku bertepuk sebelah tangan makanya aku selalu dengan sherena model video klipku, tapi demi tuhan aku tak pernah mencintai perempuan itu. Aku mendekatinya untuk menghilangkan sakit hatiku karena aku merasa kalau cintaku bertepuk sebelah tangan. Tapi kini kenapa aku malah menyakiti luna. Shiitt!!
BRakk!!! Aku langsung membuka pintu rumah mencari dimana luna sekarang, aku melihat majalah yang memuat beritaku dengan sherena tergeletak dimeja. Aku tahu luna sudah membcanya dan sekarang luna pasti merasa sakit hati. Aku mencari ke kamar tapi tak kutemukan luna, lantas aku menemukan luna ditaman belakang. Aku menghampirinya dan memeluknya.
“luna, maaf aku sudah melukaimu”ucapku. Luna berbalik dan melepaskan pelukanku.
“ariel? Kamu ngomong apa sih?”Tanya luna. Ya tuhan! Luna please. Jangan pura-pura tegar dihadapanku sekarang. Aku mendekatkan wajahku pada luna dan kemudian aku mengecup luna. Kulihat airmatanya mengalir dipipinya. Aku tak melepaskan ciumanku, aku mengeratkan genggamanku pada tangannya. Tapi.. BRUK!! Luna ambruk terjatuh sembari menangis.
“cukup riel, aku tahu kau Cuma mau menenangkan hatiku. Aku tahu aku salah mencintaimu, jika kamu memang mencintainya, sebaiknya kau pergi saja sebelum aku terluka lebih parah lagi”ucap luna. Aku duduk dan memeluk luna.
“biar kujelaskan luna. Aku tak pernah mencintai sherena, aku hanya mencintaimu”ucapku mengeratkan pelukanku, aku rasa tubuh luna menegang. Aku menatapnya.
“percayalah luna. Aku mencintaimu, sangat mencintaimu”ucapku lagi. Luna kini kembali menangis dan tersenyum kemudian dia berhambur kepelukanku.
“aku juga mencintaimu”ucap luna. Aku kembali memeluknya. Aku rasa aku tak akan pernah sanggup melukai gadis dihadapanku ini.

Luna pov
“selamat pagi sayang” ucap ariel berbisik ditelingaku. Aku rasa ini masih pagi, karena udara sangat dingin, tapi tubuhku terasa hangat saat ariel mendekapku.
Chupp!! Ariel mengecup bibirku dan tersenyum.
“hari ini aku akan meluncurkan video klip terbaru, aku harap kau akan datang”ucap ariel padaku. Aku masih berbaring dipelukannya.
“tapi, semua orang akan tahu kalau kita..”
“ssstt,.. hari ini aku akan mengumumkan kalau kau adalah istriku. Orang yang sangat aku cintai”ucap ariel padaku. Aku tersenyum dan kembali memeluknya.
“terimakasih”ucapku.

Malam ini aku sudah siap menghadiri peluncuran video klip terbaru band suamiku,ariel. Ya, aku sudah melihat video klip walau habis terang itu, dan aku senang tak ada sentuhan dengan gadis yang  bernama sherena itu. Aku pergi bersama lala karena ariel sudah terlebih dulu berada disana.
Udara malam ini entah kenapa sangat panas sekali. Entah kenapa banyak sekali orang-orang yang memperhatikanku. Aku duduk dibarisan paling depan. Aku tersenyum pada ariel dan teman-temannya.
Dan sekarang aku rasa adalah sesi wawancara setelah memutaran video klip walau habis terang disambut dengan meriah.
-Ariel, bagaimana rasanya video klip band kalian akhirnya diluncurkan.
Ariel:aku sangat senang J
-lalu benarkah kau terlibat cinta lokasi dengan sherena?
Deg!! Pertanyaan wartawan itu membuatku sesak. Dadaku sakit dan aku melihat kearah sherena dia tengah tersenyum sembari memegang tangan ariel.  Tubuhku terasa sangat panas. Tapi ariel tersenyum padaku. Dia menenangkanku.
Sebenarnya hubunganku dan sherena hanya…  belum sempat ariel melanjutkan kalimatnya. Sherena sudah berbicara.
Kalian kan tahu sendiri kalau aku ada disini dan duduk disamping ariel.Sherena menggenggam tangan ariel. Dan kemudian berkata lagi, aku memang punya hubungan yang sangat dekat dengan ariel.
Ariel menatap tajam kearah sherena begitupun uki,david dan yang lainnya.
Aku merasa dipermainkan. Untuk apa aku diundang kalau untuk melihat dan mendengar pernyataan ini,. Tak terasa airmataku menetes dan aku berdiri. Semua orang kini memandang kearahku. Aku tak peduli. Aku berlari sekuat tenaga.
“luna…” aku mendengar ariel memanggil namaku. Aku tak peduli. Aku sudah merasa sakit, airmataku sudah mengalir. Tapi seseorang menarikku dan medekapku. Ariel, ya orang ini ariel.
“lepaskan!!”teriakku.
“luna, tenanglah!”
“kenapa? Kenapa kau berbohong? Kau ingin aku melihat semua ini dan membuatku sakit hati. Kau berhasil ariel”ucapku marah. Tapi ariel malah menarikku kedalam pelukannya. Kini semua kamera dan orang-orang memandang kearah kami.
“luna. Aku mencintaimumu, aku tak mungkin menyakiti hatimu, percayang luna. Aku ini suamimu”ucap ariel.
Samar-samar kudengar orang-orang berbisik membicarakan kami dan kulihat sherena sudah pergi dengan wajah kesal.
“tapi…”
“kau tak usah percaya omongan sherena. Percayalah padaku, aku mencintaimu luna. Dan akan selalu begitu”ucapnya. Airmataku terus saja mengalir.
“kau sudah jangan menangis lagi,”ucap ariel.
“aku ingin berhenti., tapi airmataku tak bisa berhenti”ucapku. Ariel tersenyum dan kembali memelukku didepan semua orang dan para wartawan dia mengatakan kalau kami sudah menikah dan kami saling mencintai. Ariel menceritakan semua hal kecuali soal perjodohan. Hahaha..

Seminggu setelah kejadian itu, semua orang tahu kalau aku adalah istru seorang ariel peterpan. Dan mereka menerimaku dengan tangan terbuka. Aku senang sekali.
Mala mini ariel pulang dari tournya, satu minggi tak bertemu dengannya. Huwaa.. aku merindukan suamiku itu.
Ting tong…!! Aku segera membukakan pintu, dan kulihat suamiku yang tampan ini tengah tersenyum manja dan merentangkan tangannya. Aku tahu dia memintaku memeluknya. Aku berhambur kepelukannya.
“aku merindukanmu luna”ucapnya.
“aku juga”ucapku dan memeluk ariel dengan erat.
Aku membereskan pakaian yang ia bawa, tapi ariel tiba-tiba memelukku dari belakang.
“kau ini kenapa jadi manja sekali?”Tanya luna.
“karena aku merindukanmu luna.”bisik ariel ditelinga luna.
“lunaa..”bisik ariel lagi, membuat luna menegang. Ariel ini kenapa sih, kenapa dia beda sekali malam ini? Ariel membalikan badanku sehingga aku kini berhadapan dengannya. Ariel tiba-tiba mendekatkan wajahku dan mengecup bibirku.
“aku mencintaimu”ucapnya disela ciuamannya.
“aku juga mencintaimu”ucapku serasa membalas ciumannya. Ariel langsung menggendongku dan membawaku ke tempt tidur.
“ya tuhan!! Ariel kau mau apa??”tanyaku. ariel hanya tersenyum dan kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuh kami.
“aku mencintaimu Luna..”ucapnya kemudian mengecup lembut bibirku lagi.

Dan aku berterimakasih karena aku dipertemukan dengan ariel walaupun lewat perjodohan.

 -The End-

akhirnya selesai juga Ff gak jelas ini.. selamat membaca dan maaf yaa kalau jelekk!!
hehehehe...
tinggalkan coment kalian ;-) *maksaaaa!!!

Jumat, 04 November 2011

My Blackberry Girlfriend : Kisah Heboh Curhat Cowo Gara-gara Beli Blackberry Second

Awalnya kisah ini dimuat oleh seorang sahabat untuk saya, ketika itu kisah ini diposting lewat facebook saya. Tidak disangka kisah curhat Martin yang berkisah tentang kehilangan kekasihnya gara-gara Blackberry begitu menyentuh banyak orang. Hebatnya lagi banyak teman-teman pembaca yang akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan Angel, kekasih Martin yang menghilang begitu saja. Kisah ini sempat menjadi fenomenal di forum-forum bahkan di kompas sudah dibaca lebih dari 98000 orang hanya dalam dua pekan.
Bagaimana bisa Martin begitu sedih kehilangan kekasihnya, Silakan anda Baca sendiri.


Oh ya, melihat antusias yang begitu tinggi dari pembaca-pembaca dunia maya. Maka awal bulan Desember, Kisah Martin ini akan dijadikan buku Novel dengan judul yang sama. Hebatnya lagi, kisah pencarian Martin mengundang banyak musisi untuk bersimpatik dengan menyumbangkan lagu-lagu dalam novel martin. Musisi-musisi yang begitu antusias itu antara lain, Sherina, Ungu, ST12 dan beberapa musisi lain yang disertakan dalam Cd Soundtrack novel ini.
Jadi novel ini menjadi sejarah pertama di Indonesia yang lagunya diisi oleh musisi-musisi besar dan kondang. Hati saya begitu terharu melihat banyaknya dukungan agar novel ini diluncurkan, jadi buat yang sudah menunggu-nunggu sabar ya, awal desember ini saya jamin pasti kalian bisa melihatnya di tokoh-tokoh buku kesayangan kalian.
Untuk wikimu, berikut ini adalah kisah curhatan Martin yang saya persembahkan untuk kalian. setelah membaca ini silakan kalian nilai sendiri.. hehehehe


MY BLACKBERRY GIRLFRIEND- EDISI CERPEN.
Nama gua Martin, begitu panggilan teman-teman gua singkatnya. Padahal nama panjang gua Martin Gunawan. Umur gua 23 tahun saat ini, gua berbagi kisah yang ga akan pernah gua lupakan kepada semua orang yang pernah merasakan jatuh cinta. Gua menyebutnya "My Blackberry Girlfriends." Semua bermula dari saat ngetrendnya handphone Blackberry yang membius semua teman-teman gua, walau harganya selangit tiba-tiba handphone asal Kanada itu langsung jadi trend yang akhirnya membuat gua pun ikut-ikutan ngejual nokia 9500 gua.
Blackberry atau singkatnya BB memang handphone keajaiban. Seorang temen menawarkan gua untuk membeli BB yang second. Karena harganya masih selangit dan ternyata juga BB itu masih baru, karena orang yang makai mau ganti, akhirnya gua beli BB itu sebagai hendphone kesayangan gua. Sejak hari pertama makai BB, gua selalu promosikan no pin gua kesemua teman-teman gua yang makai dan setiap harinya kerjapun gua jadi kayak orang bloon karena selalu ngecek BB gua.
Suatu hari, secara ga sengaja sebuah no pinBB asing nge-add di BB gua. Gua terima permintaan itu, tapi tidak pernah bertanya siapa pemilik no pin itu karena gua gengsi. Hingga suatu malam saat gua pulang kerja sedang asyik berbaring, jam 10 malam di messenger gua muncul pesan dari pin asing itu. Isinya singkat.
“ Gua tunggu lu di Kafe Top. Cepetan kalau ga datang gua bakal marah besar?”
Karena bingung gua balik nanya.
“ Maaf ini siapa?”
“ Gua Angel. Lu cepetan datang kalau ga gua bakal bunuh diri..”
Setelah gua cerna dan gua pikir-pikir, gua baru inget ini mungkin Angel teman gua waktu SMA. Akhirnya gua pun ngebut dengan motor gua menuju kafe Top yang memang ga terlalu jauh dari rumah gua. Gua coba datangin tuh Kafe dan akhirnya gua sapa dia di BB dan dia bilang di meja 13. Akhirnya gua datang sambil bengong-bengong sebab gua ga kenal siapa sosok gadis.
Dimejanya uda penuh dengan minuman alcohol, dia natap gua seperti ingin makan gua aja.
“ Kenapa lu yang muncul?” tanya dia.
“ Sorry kan lu yang suruh gua kesini..”
“ Gua tuh mau ketemu Fendy.. bukan lu, lu ini siapa dia?”
“ Gua martin.. gua ga tau siapa Fendy. Gua pikir lu manggil gua di- BB buat ketemu gua..”
Mukanya langsung merah, terus dia natap gua.
“ Panggil Fendy kalau ga gua marah..”
Gua jadi bingung lalu gua bilang..” Sumpah gua ga kenal sama Fendy..”
“ Ga mau tau.. kalau ga gua teriak neh..”
Lama-lama gua pikir gadis ini gila juga, akhirnya gua tinggalin dia aja. Tiba-tiba dia narik tangan gua, narik gua gitu aja keluar pintu kafe. Gua bengong, jalan dia uda kayak mabok.
“ Aduh kenapa sih? Gua bener-bener ga kenal Fendy.. serius !”
Rambutnya yang panjang nyaris nutupin semua mukanya karena terlalu mabok, lalu dia rapikan dengan tangannya, security mulai berdatangan..
“ Kenapa mas..”
“ Mas gua ga tau siapa dia.. tiba-tiba dia kayak gini..”
Security itu liatin dia lalu gadis itu berkata singkat sama bapak itu.
“ Gua hamil.. tanggung jawab..” ujar Angel langsung pingsan.
Security itu ngeliatin gua, seolah-olah gua yang hamilin dia. Mau gua tinggal rasanya ga tega juga karena pihak Kafe juga taunya gua orang terakhir yang kenal dia, akhirnya gua bawa dia keluar dengan membayar semua biaya minuman dia yang ngecekek kantong gua.. nasib-nasib..
Dengan motor gua bawa, gua bingung mau turunin dia kemana. Akhirnya kepikiran juga buat liatin dompet dia, buat ngecek KTP dia, kali-kali aja ada alamat. Tiba-tiba saat gua coba ambil dompet dia, sebuah tamparan tepat di wajah gua. Anjritt. Sakit banget.. dengan santainya dia bilang
“ Lu mau ngambil dompet gua.. lu maling ya..!”
“ Bukan.. gua mau tau alamat lu..!”
“ Ahh alasan, lu pasti maling…”
Karena gua takut digebukin massa, dia teriak-teriak, akhirnya gua tinggalin dia aja di depan halte sendirian. Ngebut dengan motor gua kabur dari gadis aneh yang pernah gua temuin malam ini. Sepulang dari rumah gua langsung berdoa sama Tuhan, sebab apa jadinya kalau gua digebukin massa gara-gara tuh gadis. Akhirnya gua deleted juga dia punya pin dari BB gua, besoknya gua terbangun dan gua dapat kerjaan sebagai SPB sebuah produk mobil bermerek, lumayan buat nambah-nambah uang jajan seorang pengangguran.
***
Gua emang cowok paling hoki sedunia. Dalam tiga hari gua udah bisa ngejual mobil sebanyak 20 biji, lumayan buat bonus isi pulsa hehehe. Tapi celaka 17 ketika tiba-tiba saat gua lagi pameran, tuh gadis mabok muncul sendirian ngeliat-ngeliat mobil. Dalam hati gua, mungkin dia ga kenal gua, soalnya kan kemarin-kemarin dia mabuk. Gua sengaja tutup muka gua dengan brosur, dia dekatin gua sambil ngeliat mobil yang gua pegang, wajahnya cantik juga kalau ga lagi mabok. Gua heran kok cewek secantik ini bisa hamil sih sama orang ga jelas bernama Fendy itu.
“ Ini berapa harganya..?”, tanya dia sama gua
“ Ehm…”, jawab gua parno takut dia inget muka gua.
“ Yee. Ditanya diem aja. Mau beli neh gua.. “, ujar dia sinis. Gua pikir ini gadis mabok kaga mabok bengis amet.
“ Sekitar 200 juta .. “, ujar gua pelan dan dia memperhatikan muka gua.
“ Ngapain nutupin muka pake brosur gitu..?”, tanya dia.
“ Oh.. Gapapa.. lagi batuk maklum lagi banyak flu burung, takut nular..”
Tuhan masih sayang gua, akhirnya dia pergi, setelah bosen liatin itu mobil. Gua narik nafas lega, apa jadinya kalau dia teriak tiba-tiba ditengah-tengah pameran. Gua pun duduk di meja kasir untuk beristirahat dan tiba-tiba dia ada disamping gua. Anjrit.. Gua shock banget.. tiba-tiba dia langsung duduk gitu aja kayak hantu.
“ Gua kok rasanya pernah liat lo ya?”, tanya dia.
“ Salah orang kali.. muka gua kan pasaran..”
“ Ah.. Gua yakin banget!! Nama lo sapa?”
“ Nama gua.. ehm.. Alex..”Dia natap gua dari ujung rambut sampai kaki. Tiba-tiba dia pergi gitu aja, terima kasih Tuhan, ujar gua dalam hati. Akhirnya gua kembali kerja dengan damai, sampai tiba-tiba teman gua kasih tau gua ada amplop dari pelanggan. Gua pikir itu hadiah tips dengan senang hati gua buka dan ternyata isinya hanya pesan.
“ Gua tunggu loe di Food Court atas sekarang.. waktu lu 20 menit kalau ga sampai, jangan salahin gua kalau polisi yang jemput loe..., Angel.”
Mati gua, lemes kaki gua pas baca pesan itu. Dia nyadar juga cowok yang kemarin, akhirnya gua pun dengan berat hati nemuin dia. Gua harap, dia bisa jelas apa yang terjadi semalam. Ketika gua duduk dia lagi minum es campur. Gua duduk menghadap dengannya, dia langsung nyapa gua
“ Berapa Pin BB lu..?
“ Gua?,“ tanya gua. “Iya siapa lagi?”
“ BB22000..”, jawab gua dan dia langsung add pin BB gua.
“ Mulai besok setiap gua perlu lu, lu harus siap siaga. Jangan sekali-sekali lu hapus pin bb gua dari BB lu atau lu siap-siap masuk penjara..”
“ Sorry Angel.. lu salah paham. Waktu itu gua cuma maksud ngaterin lu pulang. Serius ga ada minat copet..”
“ Gua ga peduli, banyak saksi di tempat.. mau pake pengacara ruhut sitompul pun gua siap ladenin lu..”
“ Astaga…”
“ Ya udah gua mau pulang.. inget kalau BB gua panggil siap-siap aja lu “
Dia pergi gitu aja tanpa ember-ember sedikit pun, dalam hati gua berkata nasib gua sial amat ya gara-gara punya BB ini.
Dia kembali lagi dan gua pikir dia udah percaya sama apa yang gua omongin, eh ternyata..
“ Sekalian bayarin es campurnya..”
Nasib—nasib..
***Kalau gua ceritain penderitaan gua setelah dia nge-add pinnya di BB gua, gua pasti bisa habisin semua halaman curhat gua ini. Tiap hari dia selalu minta gua jadi supir dia buat jalan-jalan kemana aja dia mau. Kalau dia belanja, dia selalu minta gua yang angkat barang-barang dia. Kalau dia ke salon gua harus temenin dia. Untungnya dia ga minta gua yang bayarin. Karena gua cuma punya motor akhirnya dia suruh gua jadi supir dia. Sumpah mati selama gua jalan sama dia, gua ga pernah tau siapa dia, background dia pun masih rahasia banget.
Gara-gara dia, gua jadi ga kerja sama sekali dan itu berjalan selama 3 minggu berturut-turut. Suatu hari dia tiba-tiba minta gua untuk nemenin ke Pantai mutiara. Gua yang lagi asyik-asyiknya nonton DVD, mau ga mau, harus samperin dia tempat biasa buat anterin dia. Gua diam aja dibelakang dia saat dia duduk dipantai sambil memperhatikan sunset. Dia cantik banget tapi sikapnya bikin gua ilfeel, begonya lagi kenapa gua jadi cowok bego amet mau disuruh-suruh sama dia.
“ Eh Martin.. sini loh..”, perintah dia.
“ Napa lagi..”, tanya gua lemes.
“ Lu uda punya pacar..?”
“ Belum. Emang kenapa?”
“ Oh pantesan lu punya waktu banyak buat gua..”
Pingin gua cemplungin ke air waktu dia jawab gitu, ga nyadar gara-gara dia gua jadi sibuk.
“ Lu sendiri..?”
“ Sejak kapan lu punya hak untuk bertanya siapa gua? Bukannya sejak awal gua bilang lu ga boleh bertanya sama gua..”
“ Ya nanya aja kali, abis lu kan nanya gua..”
“ Menurut lu gua tampangnya seperti punya atau ga?”
“ Kayanya sih banyak..”, dalam hati gua mah, mana ada mau cewek kayak gini egois.
“ Sok tau lu..”, jawab dia gua hanya senyum-senyum
“ Gua ga punya pacar.. tapi gua lagi cari pacar..”
“ Terus udah dapat..?”, tanya gua dan dia hanya ngangguk kepala bertanda "YA."
“ Lalu kemana dia.. kok ga ngaterin lu aja..?”
“ Lu mau gua gaplok ya.. yang lagi ngaterin gua sekarang kan pacar gua..!”
Gua jadi tiba-tiba merasa bloon dan tanya ulang.
“ Maksudnya gimana.. ga ngerti gua..!”
Dia geplek kepala gua sambil bilang..,” Lu pacar gua .. tolol”
Astaganaga.. sejak kapan gua jadi pacar dia, dalam mimpi pun gua ga berharap punya pacar kayak dia.
“ Lah sejak kapan .. kok gua ga tau..”
“ Lu mau masuk penjara atau mau jadi pacar gua..”
Dan sejak saat itu Angel menobatkan gua jadi pacar dia dengan egoisnya. Penderitaan gua terus berjalan, dia ga memperlakukan gua sebagai pacar. Gua seperti supir atau pembantunya aja. Suatu hari dia sakit dan minta gua ke apartement dia. Dan seperti biasa dia ga pernah nelepon gua untuk minta tolong selalu pake BB untuk nyapa gua dan perintah gua. Dengan berat hati gua pun ke tempat dia, baru kali ini gua ke apartement dia dan dia lagi sakit
“ Lama amat sih.. “
Yaila Jakarta kan macet..”
“ Alasan lu banyak lah..”
“ Kok lu sakit masih galak aja sih…”, dia terdiam.
“ Sakit apa sih?”, tanya gua..
“ Perut gua sakit… ,sepertinya anak gua mau lahiran..”
“ Hah.. yakin loh. Terus gua mesti gimana..!”, tanya gua dan dia bilang “ Bawa gua ke rumah sakit!”
Akhirnya gua pun bawa dia ke rumah sakit. Dokter bilang dia emang sedang hamil 6 bulan dan gua dikira suaminya. Dalam hati gua baru nyadar kenapa dia jadi egois gitu, gua rasa dia punya beban yang berat dalam hidupnya sebab dia hamil tanpa suami. Akhirnya gua mencoba bersikap menerima dia dalam hidup gua sebagai sahabat. Gua jadi prihatin, dia hidup sendirian. Dia cerita kalau orang tuanya uda meninggal dengan mendadak karena kecelakaan pesawat. Saat gua tanya dimana bapak si jabang bayi.
“ Gua ga tau.. namanya Fendy.. dia yang punya BB yang lu pake.. orangnya udah hilang..”
“ Jadi anak ini bakal ga punya ayah dong..”
“ Lu lah yang jadi ayahnya…”
“ Gua belum siap jadi bapak..”
“ Itu takdir lu…”Iya, Angel memang benar gua adalah takdir dia. Walaupun dia orang yang egois dan galak, sebenarnya dia itu baik. Gua bisa rasain dia hanya stress sama hidup dia. Gua akhirnya selalu menjaga dia setiap bulan, hingga suatu ketika saat gua lagi dikamar. Seorang teman gua datang, dia orang yang menjual BB ini ke gua. Gua jadi mau tau siapa orang yang disebut Fendy oleh Angel.
Ketika gua datang dan nemuin dia, betapa marahnya gua ketika dia bilang.
“ Angel cewek murahan, gua berhubungan sama dia karena suka sama suka, jangan bilang itu anak gua.. bisa aja anak orang lain..”
Gua hajar itu orang sambil meninggalkan laki-laki berengsek itu. Hari ini tidak seperti biasanya Angel ga BB gua, gua pun BB dia untuk pertama kalinya.
“ Tumben lu BB gua duluan..”, tanya Angel.
“ Cuma merasa aneh aja lu ga ada perintah hari ini..”
Sorry selama ini membuat lu selalu merasa sibuk.” Kata sorry pertama dalam sejarah gua kenal dia.
“ Gapapa gua senang kok jalanin semua ini..!”
“ Martin.. apa impian lu dalam hidup?”
“ Impian gua dalam hidup, jadi orang sukses dan punya keluarga bahagia..”
“ Hm.. kalau gitu, lu ga bahagia dong sekarang..”
“ Ga terlalu.”
“ Ya udah kalau gitu ntar malam lu datang ke apartement gua , gua mau makan malam sama lu..”
“ Waduh.. serius lu..!”
“ Kalau jam 7 lu ga datang, gua bakal suruh polisi jemput lu..”, ujar Angel yang galaknya keluar.
Gua begitu bahagia ketika datang dia masak untuk pertama kalinya buat gua, terang aja dia jago masak. Dulu kan dia kuliah di UPH jurusan pariwisata dan masak-masak. Malam itu berbeda dengan hari lainnya, dia begitu hangat dan cantik. Dia memberikan pancaran kebahagiaan dari wajahnya, gua juga begitu terkesan dengan semua yang ia lakukan malam ini dengan makan malamnya. Lalu gua bertanya..“ Angel, apa imipian lu dalam hidup?”
“ Berjumpa dengan orang seperti lu dalam hidup gua..”
“ Oh ya! Terima kasih..”
So.. Sekarang lu bahagia..!”
“ Gua bahagia..”
Dalam hati gua, tapi gua sensara.
“ Gua berharap kelak gua bisa wujudkan impian lu, seperti lu mewujudkan impian gua, berjumpa dengan orang seperti lu..”
“ Waduh jangan bikin gua GR dong.. ada ada aja..”
Malam itu pun berakhir, entah mengapa sejak malam itu Angel ga pernah lagi panggi gua di BB. Saat gua panggil pun dia ga jawab. Gua ga tau nomor telepon dia karena selama ini selalu pake BB. Gua pun berinisiatif ke Apartement dia, tapi ga ada yang buka pintu. Gua merasa kehilangan besar dalam hidup gua, apalagi gua tau sebentar lagi dia akan ngelahirin anak.
Gua bersedih hati sampai detik ini pun gua ga menemukan dia. Gua sadar, gua menderita selama ini karena selalu jadi babu dia, tapi dibalik penderitaan itu gua sejujurnya merasa senang bisa mengenal Angel. Dia gadis yang kuat. Walaupun mesti menerima kenyataan pahit dalam hidupnya setelah orang tuanya meninggal karena kecelakaan dan hamil tanpa suami.
Suatu ketika gua mendapat pesan terakhir dari dia yang bilang ke gua,
I have baby in my life and the name its Martin..
Tapi sayang, gua ga pernah lagi tau dia dimana.
Dan gua hanya bilang dia sebagai "MY BLACKBERRY GIRLFRIEND" dan saat ini gua pun menciptakan sebuah lagu untuknya. Semoga ketika dia mendengar lagu ini dia tau kalau gua begitu bahagia mengenal dia.

Sabtu, 27 Agustus 2011

Luna berada di sebuah kafe,musik up-beat dan kerlap-kerlip memenuhi ruangan,tampang-tampang tak di kenal silih berganti lalu lalang didepan wajah luna ..,
sepertinya saat ini sedang berlangsung party..selain having fun,saat seperti ini biasa'nya juga di gunakan mencuci mata/mencari kenalan baru.
Didepan'nya tiba-tiba berhenti seorang cowok yang sedang berjalan...menurut luna cowok itu keren...meski ruangan gelap,luna tetap bisa menilai cowok itu..
Tubuh cowok itu tinggi,mungkin 178 cm tampang cakep,garis wajah yang tegas,rambut lurus,agak panjang di biarkan jatuh menutupi sebagaian wajahnya hingga terkesan cool,badan'nya atletis khas cowok-cowok suka sport .seulas senyum di berikan cowok itu untuk dara cantik luna..

Luna terpesona melihatnya..
Selain kagum ..
Luna juga merasa pernah kenal dan melihat cowok itu sebelum'nya..
Tapi entah dimana luna lupha..

"perkenalkan duhai gadis cantik,
namaku arai ,
nama lengkapku..."cowok itu belum selesai memperkenalkan,wajah terpesona luna berubah menjadi kaget..
"arai?
Nazriel arai putra irham?"tanya luna memastikan,
cowok thu tersenyum tipis lagi dan mengangguk...
'what?
Arai?
Kok beda yha?
Cakep,putih tinggi lagi'batin luna
luna lantas mencubit tangan'nya tapi....
"awwww"teriak luna kesakitan..
Luna lantas bangun dari tidurnya,
luna meringis kesakitan dan melihat warna merah di lengan'nya karna dia cubit sendiri..
Luna yang masih kaget di buat tambah kaget melihat harmonie yang bermain laptop luna di pojok kamar luna serta modem luna...
"harmonie..."teriak luna
"ya ampun luna napa pake teriak?
Aku gak budeg tau.."kata harmonie
"siapa suruh loe masuk kamar gue?
Pke laptop gue juga"kata luna kesal
"tadi nyokap loe kok yang ijin'n..,
eh,liat dech cwok nie"kata harmonie
"nazriel arai putra irham?!"kata luna mengingat mimpi tadi
"apa lun?nama'y siapa tadi"tanya harmonie
"agh luphakan,,
gak penting,,
gue mandi dlu"kata luna lalu kekamar mandi

>>seusai luna mandi
"harmonie kamu masih pke modem gue?"kata luna emosi
"bentar lun,,
gue baru cari info tentang pengusaha nama'y irham"kata harmonie
"hah irham?"kata luna teriak lagi
"busyet luna,
lu teriak di kuping aku tau,,
biasa jha mbak,
dha apa sich?
jgan2 kamu ngefans yha?
Sama kayak gue"goda harmonie
"nama'y siapa?"tanya luna
"NAZRIEL ARAI PUTRA IRHAM"kata harmonie
"what?NAZRIEL ARAI PUTRA IRHAM?"kata luna
"kenapa?"tanya harmonie
"tau agh pusing "kata luna lalu mengajak harmonie makan...

>>saat di meja makan...
"luna mau jalan-jalan yha bu"pamit luna
"ya,ntar mlem kamu jadi kan ke jakarta?"tanya mama dinita
"ya tapi ibu nanti sendiri,,"kata luna
"tak apa,
nanti joanne kakakmu datang bersama ayahmu"kata ibu dinita
"lun,kamu mau ngapain disana?"tanya harmonie
"mau ketemu someone"kata luna
"pacar baru ya tante?"tanya harmonie pada ibu luna,
tanpa berkata apa-apa luna memukulkan sendok makan'nya pada harmonie
"sakit tau,"kata harmonie mengusap-usap kepalanya
"makan'nya punya mulut di jaga"kata luna kesal
"maaf"kata harmonie
"udah yuk,
ntar kesiangan jalan'nya"kata luna

>>luna dan harmonie jalan-jalan membeli buah tangan untuk nenek yanti,
sekitar 1 dus besar luna membeli aneka buah tangan
>>malam harinya sesampai di jakarta luna sudah di jemput orang suruhan nek yanti..
tak lama luna sampai di depan rumah nek yanti..
Luna di buat bengong melihat nek yanti,
pakaian'n tak pas pada nek yanti yang kental adat jawa,,
"luna ada apa?"tanya nenek yanti membuyarkan lamunan luna
"ogh tak apa nek...
Nenek beda aja,
cantik"kata luna
"lun,ayo masuk dulu"kata nenek yanti mengalihkan

luna tak kaget begitu masuk dalam istana emas itu...
MUNGKIN bagi pengusaha kelas 1 seperti nek yanti sangat suka kemewahan ,tapi buat luna,
tidak,
banyak kepura-pura'an,berkesan dingin,tak ada kehangatan antar penghuni dan lebih pantas di sebut sangkar emas
"ayo luna kita ketaman belakang "ajak nek yanti
"arai belum pulang?"tanya luna
"hm.. Hm..
Kamu suka sama arai"tanya nek yanti sembari duduk di ikuti luna
"hah?
Suka?
Yang benar saja?
Kalo arai memang cowok 1'1nya yang tersisa di dunia maka aku akan suka dia"kata luna sembari tertawa
di ikuti nenek
"nenek tebak aku bawa apa?"kata luna tersenyum penuh arti
"apa thu sayang??"tanya nek yanti
"sesuatu yang nenek suka dari jogja"kata luna
"bakpia?ampyang?brownies kukus amanda?ato apa?"tanya nenek yanti penuh semangat
"bakpia?ampyang?brownies kukus amanda?ato apa?"tanya nenek yanti penuh semangat
"kalo dari yang disebut nenek tadi luna cuma bawa bakpia,
ada lagi"kata luna cengar-cengir
"em,biar nenek tebak lagi,
geplak?yangko?jenang ketan?wajik?ato abon khas ibumu?"tanya nenek
"thu ada semua,
tapi ada lagi,"kata luna
"sepertinya yang nenek suka dari jogja sudah disebut semua,,"kata nenek
"ya nenek sich nyebutnya makanan yang nenek suka"kata luna
"lalu apa?"tanya nenek..
"luna bawa 2 kain batik tulis asli "kata luna
"sayang tapi thu mahal"kata nenek
"gak apa2"kata luna

Senin, 01 Agustus 2011

Namaku aluna azkyla kiaradiva,
aku berasal dari keluarga sederhana dan penuh kehangatan cinta,,,
keluarga kami bisa di bilang kaya, namun kami slalu rendah hati ,sukar menolong dan tak pernah melibatkan pembantu dalam setiap tugas kami,,
setiap minggu kami selalu meluangkan waktu bersama,,
nenek aku mempunyai sahabat nama'nya nenek yanti,
walau nenekku sudah tak ada tapi tali saudara antara keluarga nenek yanti dan kami tetap ada,,
nenek yanti mempunyai cucu nama'y arai,,
terakhir ketemu 7 tahun lalu saat aku kelas 6,,

suatu hari nenek yanti menelponku,
"hallo luna"sapa nek yanti
"hallo juga nek,"kataku
"bagaimana kabarmu nak?"tanya nek yanti
"baik nek,,
nenek sendiri?"tanya luna,
"baik juga,
lun,liburan kali ini mau kmana?"tanya nek yanti
"gak kemana-mana,,"kata luna
"berkunjunglah ke jakarta,
nenek rindu padamu ,"kata nek yanti
'uwah,gue malez bgtz ketemu arai,
dari dulu thu anak musuh gue,,
skap'y bossy,kaku,nyebelin,
apa harus aku tinggal di sana?
Ya walau sebentar tapi,,'batin luna,,
"luna,
lun,"panggil nek yanti ,
sontak luna kaget
"ya ada apa nek"kata luna gelagapan,,
"nenek tunggu,
nenek di sini kesepian"kata nenek lalu menutup telp,
sejak di telp nenek yanti,
luna melamun,
ia duduk d smping jendela,,
luna mengingat kejadian saat dulu kala,,
luna di minta ikut datang,,
saat baru saja turun dari mobil,arai sudah nyengir terhadap luna ,
cri khas senyum licik jika ingin mengodaku,

luna hanya diam sembari di gandeng ayahnya,
baru sedetik ayah luna melepaskan tangan,bisa-bisanya arai berlari dan menarik rambut luna dengan keras,

"pa,,arai"luna langsung mengadu,
namun belum selesai kalimat tersusun arai telah menghilang entah kemana
"ada apa luna?"tanya papa lalu menghampiri luna
"arai nakal,,arai narik rambut luna,,,"kata luna melapor ,,
papa mengenggok sekeliling'nya,, "tidak ada siapa-siapa ,,
udah luna kamu jangan mengadu yang tidak-tidak"

luna menoleh belakang,,dia melihat arai bersembunyh di balik mobil,,
"itu arai"tunjuk luna ,,
namun saat papa menoleh arai hilang entah kemana,,
"tidakk ada luna"kata papa menatap luna tajam krana sudah mengadu tentang arai yang bukan-bukan,
"luna ingin pulang...."teriak luna dengan keras
"papa hanya sebentar"
"gak mau,,"
"luna kita hanya sebentar,,
ayolah luna..
Habis ini papa janji kita jalan-jalan,,"bujuk papa,
luna pun diam,
ada gazebo d taman belakang ,
luna pun duduk sendirian bersama boneka barbie,,
luna hanya nurut saja,setidak'nya habis ini papa janji mengajak luna jalan,,
tiba-tiba saat asyik bermain sendiri ,sosok si jaik muncul di depan'nya dengan wajah di hias'i senyum licik dan menang,,,

luna cuek saja tpi tiba-tiba arai melepaskan kepala boneka'nya,..
Kontan saja luna shock dan berniat menangis melihat nasib boneka'nya,
belum sempat luna menangis eh,malah arai dulu yang menangis...seolah-olah luna yang salah,,,
papa luna dan papa arai langsung berlari ke gazebo,,
"ada apa nie?"tanya papa luna yang lebih mencemaskan arai,,
"arai kamu kenapa?"tanya papa arai jauh lebih cemas dari papa luna yang melihat anak'nya mengeru-gerung,,
"luna jahat,,,arai gak di ajak main... Lihat ini boneka'nya di rusak'in luna biar arai gak ikut main,,"lapor arai terisak....luna melotot dan menatap tajam,.,
"luna kamu itu ya kok nakal"tegur papa luna sambil melotot marah,,
"papa bukan luna,,
tapi arai"tunjuk luna protes, tangis arai pun semakin keras,,
"bukan luna pa,,"kata luna terus protes tapi percuma ... Papa lebih membela arai,,
"sudah sudah nak,diamlah"bujuk papa arai,,
arai tetap menangis,,
"begini saja... Papa akan belikan boneka barbie 1 toko untuk kamu semua,.."kata papa arai,,
arai langsung diam,,
luna tersenyum senang dan mengejek,,
bukan apa apa ,lucu saja dengar anak laki-laki d belikan boneka barbie,,,tapi benar,malam itu juga papa membelikan boneka barbie lengkap dengan teman,mobil dan rumah-rumahan,nya segala,,,semua d taruh di kamar arai,


luna tersenyum mengingat itu semua,,
arai bisa d kalahkan oleh luna dan itu ulah arai sendiri,..
"luna ,,
ibu liat melamun dan senyum-senyum "kata ibu dinita,,ibu luna
"

Rabu, 27 Juli 2011

::LunAriel:The Alexandria Chapter 11 & 12:: oleh Ritha H. Boriels

 ~Chapter 11~
Ketika cinta itu datang dan menghapus kesedihan dan memberi kita nafas yang baru. Betapa bahagianya kita mendapatkan itu semua. Tapi haruskah kebahagiaan yang baru itu menjadi sebuah dilema ketika dia sang masalalu datang kembali dan membawa cinta yang dinantikannya selama ini.

Malam itu, hujan masih terus mengguyur kota, Bryan yang saat itu mulai sadar dari rasa sakit dikepalanya, perlahan-lahan ingatan dimasalalunya datang satu persatu bagaikan puzzle yang mesti disusun kembali agar terlihar sempurna. Bryan terus berusaha mengingat kembali masalalunya. Tak peduli dokter berkata bahwa ini akan membahayakan dirinya.
“Lunaaaaa!!!!!”teriak Bryan saat ia baru sadar dari pingsannya. Butiran-butiran keringat itu terlihat sangat jelas, peluh keringat membasahi tubuhnya. Kenapa aku memanggil Luna, apa hubunganku dengan masalaluku? Ya tuhan! Apakah karena kalung itu? Karena sebelum aku mengalami rasa sakit ini aku memikirkan kalung itu. Apakah aku ini ariel?’batinnya.

Sementara Luna masih terdiam saat Nazril menyentuhnya, sesaat tadi luna sempat menolak saat nazril masih menyentuhnya. Tapi demi apapun hati kecilnya membiarkan nazril melakukannya.
“aku mencintaimu Luna”ucap nazril sambil memeluk luna erat-erat. Luna masih terdiam tak menjawab pertanyaan Nazril. Luna hanya memejamkan matanya, menyakini apa yang sedang ia rasakan saat ini. Inikah yang Luna inginkan? Apakah perasaannya sama dengan apa yang nazril lakukan?.
“luna, apa kau tak mendengarku? Heum.. rasanya memang aneh aku mengatakan bahwa aku mencintaimu. Tapi entah sejak kapan rasa itu ada, saat ini dan sampai kapanpun aku akan menjagamu dan menjadi suami yang baik.”ucap nazril menatap lekat gadis dihadapannya ini. Luna malah meneteskan air matanya. tangannya merasa panas, jantungnya berdetak sangat kencang seperti drum yang sedang dipukul-pukul. Luna kemudian memberanikan menatap lekat-lekat laki-laki dihadapannya yang kini telah menjadi suaminya. Apakah aku mencintainya? Apakah laki-laki ini yang tuhan takdirkan menjadi pandampingku?batinnya. nazril tersenyum dan menghapus airmata luna yang masih mengalir sama seperti diluar sana hujan masih tetap mengguyur kota.
“nazril!!”ucap Luna. Nazril tersenyum dan menggenggam tangan Luna “apa yang mau kau katakana luna?”tanyanya sambil terus menatap luna lekat-lekat.
“aku juga mencintaimu, entah sejak kapan perasaan ini. Tapi jika ada kamu semuanya terasa lebih mudah,”ucap luna lalu berhambur kepelukan nazril. Nazril menyambutnya dan membelai rambut luna yang tergerai.
“aku tahu kau akan mengatakan ini, kalau tidak? Mana mungkin kau diam saja saat aku menciummu”goda nazril diselingi tawa.
“nazrill!!!”ucap luna sambil memukul bahu suaminya itu. Malam ini kita biarkan jadi malam milik mereka.

********

“Bryan? Kau sudah bangun? Sejak kapan?”Tanya Claudya yang pagi itu tengah menjenguk Bryan sambil membawakannya sarapan..
“entahlah, gw rasa semalaman ini perasaan gw gak tenang claud. Dan sekarang satu persatu ingatan di masalalu itu sudah mulai gw ingat.”ucap Bryan memandangi kearah jendela kamarnya. “syukurlah kalau kau sudah ingat, berarti kau akan kembali ke masalalumu dan mungkin kau akan menemukan siapa yang selama ini membuatmu ingin terus mengingat masalalumu,”ucap claudya dengan raut wajah sedih.
“terimakasih Claudya.”ucap Bryan tersenyum. Senang rasanya melihat Bryan tersenyum dan entah kenapa perasaan ketika mengenal maxime dulu kini terjadi pada Bryan. Itulah perasaan claudya saat ini. Namun rasanya memang sangat berbeda. Jika dulu maxime menyambutnya dan memberikan cintanya pada claudya. Tapi berbeda dengan Bryan. Bryan menatap claudya hanya sebagai sahabat, cinta itu cinta kepada seorang sahabat. Sesak rasanya dan inikah yang dinamakan patah hati?

Pagi ini saat Luna terbangun nazril sudah tak berada disampingnya. Dan wangi makanan sudah tercium. Dan luna tahu wangi masakan ini adalah wangi masakan yang selalu ia rindukan ketika dirumah ibunya. Tapi siapa yang membuat makanan itu? bibi kan tak mungkin mengetahuinya? Dengan segera luna lekas bangun dan menuju ke arah wangi makanan itu. saat luna melihat bibik berada diteras belakang sedang menyiram tanaman luna menghampirinya.
“bik? Kok ada disini, kalau begitu siapa yang masak?”Tanya Luna heran. “den nazril yang masak non,”ucap bibik sambil tertunduk, karena takut kena marah. “nazril? Oh ya udah, makasih ya bik. Lanjutin aja nyiramnya”ucap Luna sambil tersenyum. Bibikpun akhirnya bisa bernafas dengan lega karena awalnya takut kalau Luna akan marah.

“nazril?”panggil Luna. Nazril menghiraukan panggilan luna, ia malah sibuk mengaduk-ngaduk isi wajan dengan lihai bak seorang koki. Dengan sekejap luna langsung kesal, luna lantas pasang muka cemberut. “dasarr ya nazril, cowok ini memang menyebalkan sekali”gerutu luna dengan kesal lalu kembali menuju kamarnya. Sesaat nazril berbalik dan tersenyum melihat tingkah luna.


*Kreeekkk….. pintu kamar terbuka, saat itu luna tengah merapihkan buku-buku yang akan ia bawa ke rumah kirana. Luna tak menoleh saat tahu yang datang itu nazril, walaupun luna sebenarnya sangat ingin menoleh karena wangi makanan kesukaannya semakin dekat.
“heumm.. jadi istriku ini masih ngambek saat aku cuekin tadi?”goda nazril sambil menaruh nasi goreng special buatannya. Kali ini luna yang menghiraukan nazril, luna masih memasang wahah bete. Saat itu nazril menghampirinya dan memeluknya dari belakang.
“ayolah luna, kau jangan begini padaku?”ucap nazril dengan sedikit diselingi tawa. Wangi tubuh nazril menenangkan Luna. Dengan hanya mencium wangi tubuh nazril saja, aku sudah gak bisa marah padamu nazril’batin luna. Nazril memutarkan tubuh luna, sehingga mereka kini berhadapan.
“masih marah padaku?”nazril menyipitkan matanya. luna menggeleng dan terus menunduk. Nazril mengangkat dagu luna supaya gadis itu tak menunduk lagi.
“lantas kenapa kau masih cemberut?”Tanya nazril. “kenapa kau tadi tak menjawab panggilanku? Dan sejak kapan kau bisa masak?”Tanya luna. Nazril hanya tertawa dan menatap lekat-lekat gadis dihadapannya ini.
“luna.. luna.. aku tadi memang sengaja menghiraukanmu, karena aku sedang memasak makanan kesukaanmu. Ini sebagai hadiah karena kau memberikan malam terindah untukku.”jelas nazril serius.
“Oooo…”mulut luna membulat. “jadi hanya Ooo saja?”gumam nazril.
“memangnya kau mau apa dariku?”Tanya luna masih tetap masang wajah cemberut.
“tidak apa-apa, ayo sarapan dulu. Setelah itu kuantar kamu kerumah kirana”ucap nazril sambil mengacak-ngacak rambut luna. Saat nazril berbalik dan melangkah pergi luna baru tersenyum dan betapa ia bahagia menjalanai kehidupannya sekarang.
“nazril berhenti!!”teriak luna. Dengan segera nazril menghentikan langkahnya. Luna berhambur kepelukan nazril dan berbisik “terimakasih nazril,”ucapnya. Nazril hanya tersenyum dan iapun merasakan perasaan yang amat sangat senang.


“jadi bagaimana kirana? Apa kau mau menerimaku?”pinta uki yang saat itu mengutarakan perasaannya. Kirana tak menyangka uki akan secepat ini mengutarakan perasaannya.

“sejak kapan ki, lo punya perasaan sama gw?”Tanya kirana. “entahlah, yang jelas saat sama lo gw merasa ada sesuatu yang ngebuat gw gak bisa jauh dari lo. Mungkin ini takdir gw bisa bersama lo.”ucap uki mantap. Kirana tersenyum, karena sesungguhnya iapun mencintai laki-laki yang kini berada di hadapan dirinya dan tengah mengutarakan isi hatinya.
“jadi apa jawaban lo ran? Kalo lo terima gw lo ambil boneka ini, tapi kalau lo gak mau lo ambil bunga ini.”ucap uki was-was. Kirana tersenyum, sesaat ia memejamkan matanya dan menyakini perasaan yang ia rasakan saat ini.
“gw tahu jawaban gw sekarang.”ucap kirana tersenyum. Kirana lalu mulai mengambil bunga ini dan itu membuat uki lemas seketika. Jadi lo nolak cinta gw?’batin uki. “baiklah, walaupun lo nolak gw kita akan tetep jadi sahabat kan ran?”ucap uki memendam kesedihannya.
“nolak? Siapa yang nolak lo uki?”ucap kirana. “maksud lo?”Tanya uki benar-benar tak mengerti. “bunga ini bikin gw alergi uki, jadi gw ambil bunga ini mau gw buang bunga ini.”ucap kirana tersenyum.
“jadi lo nerima gw?”Tanya uki senang. Kirana terdiam dan kemudian mengambil boneka dolphin berwarna biru itu. “tak ada alasan buat gw nolak lo”ucap kirana sambil memeluk boneka dolphin pemberian uki. Refleks uki memeluk kirana dan mengajaknya berputar-putar.
“makasih ya kiran, lo udah nerima gw”ucap uki senang sambil menciumi rambut kirana. Kiranapun tersenyum. Ternyata ini saatnya ia mempunyai belahan jiwanya.


Nazril sudah tiba dirumah kirana, hari ini luna akan menghabiskan waktunya bersama sahabat tersayangnya itu.
“zril, itu uki kan?”Tanya luna saat melihat uki memeluk kirana. “uki? Tumben pagi-pagi gini udah keluyuran,biasanya dia masih tidur”ucap nazril polos.
“nazril…!!!’teriak luna. Nazril hanya tersenyum sambil keluar dari mobil Honda CR-V hitamnya. Nazril membukakan pintu mobil untuk luna.
“makasih,”ucap luna sambil malu-malu.
“iya sama-sama, aku berangkat dulu ya! Kamu hati-hati.”ucap nazril lalu mengecup pipi luna. Luna memandangi mobil suaminya pergi sampai benar-benar menghilang dari pandangannya. Baru ia memasuki halaman rumah kirana.


“Pagi Pak..”sapa claudya yang saat itu melihat nazril baru saja datang.
“claudya? Bagaimana keadaan Bryan?”Tanya nazril.
“dia sudah sadar, mungkin malam ini Bryan sudah bisa pulang dari rumah sakit.”ucap Claudya.
“ok! Sore ini gw dan luna akan jenguk dia,”ucap nazril sambil bergegas menuju ruangannya.

“Lunaaaa…!!!”teriak kirana memeluk sahabatnya itu. luna ikut tersenyum dan membalas pelukan kirana.
“tubuhku bau Uki. Hehehe”goda Luna.
“tubuh lo juga bau nazril, hahaha…”kirana tertawa. Lunapun ikut tertawa.
“selamat ya ki, lo akhirnya menemukan cinta sejati lo”ucap luna mengulurkan tangan.
“thanks lun, lo kapan sama nazril mengalami masa kayak gw dan kirana. Saling mencintai”ucap uki luna hanya tersenyum.
“uki..!!! udah sana, katanya mau berangkat kerja”gumam kirana. “iya sayang.”ucap uki. Saat itu luna menutup matanya dengan tangannya.
“gw gak akan lihat apa yang kalian lakukan ok!”ucap luna nyengir.
“huuu…!!!”ucap uki dan kirana secara bersamaan. Mereka bertiga pun akhirnya tertawa sebelum uki benar-benar pergi.

 ~Chapter 12~

Siang itu, Bryan masih tampak masih bingung dengan kepingan-kepingan dimasalalunya yang perlahan-lahan diingatnya. Walaupun ingatan itu belum terlalu jelas. Tapi ia ingat kalau hal paling penting yang selalu ingin ia iangat adalah Luna. Cinta dimasa kecilnya dan sekarang ia sudah menemukan cinta itu.
“lo udah sadar?”Tanya maxime saat memasuki kamar Bryan. Bryan hanya terdiam.
“gw mulai ingat semuanya max, dan kalung yang lo pakai itu milik gw!!”ucap Bryan dingin. Maxime terkejut. Bukan karena ingatannya Bryan sudah kembali. Tapi karena sikap Bryan terlihat sangat dingin pada Maxime. Bahkan Makanan yang dibawa CLaudya pun tak sempat ia sentuh.
“oh kalung ini? Jadi ini kalung lo? Ini gw kembalikan kalung lo”maxime memberikan kalung yang bertuliskan nama Luna ini.
“kapan gw boleh keluar dari sini?”Tanya Bryan.
“malam ini. Jadi sikap lo yang asli kayak begini?”Tanya maxime saat memberikan kalung milik Bryan.
“sikap gw? Gw hanya sedang memikirkan apa gw udah terlambat?”Tanya Bryan memandang maxime.
“terlambat? Gw rasa lo belum terlambat sama sekali, kalau yang lo maksud mengerjar cinta gadis pemilik kalung itu”.
“kenapa lo bisa bilang begitu?”Tanya Bryan.
“kalau gadis yang lo maksud adalah luna istri nazril, lo bisa rebut dia darinya. Lo sendiri tahu mereka menikah bukan karena keinginan mereka.”ucap maxime. Bryan tersenyum, terbesit sesuatu dipikirannya.


“jam berapa sekarang kiran?”Tanya Luna saat menutup buku pelajarannya. “heumm.. jam 12 tepat, memangnya kenapa? Jam pulang nazril kan masih lama lun”.
“mau kasih spaghetti buat nazril.”ucap luna sambil bergegas pergi lalu berpamitan pada kirana. Kirana dibuat diam dengan aksi sahabatnya itu. ada apa dengan luna? Kenapa dia jadi peduli terhadap nazril?


Luna tengah berjalan sambil menenteng spaghetti yang baru saja ia beli. Namun angina menerbangkan rambutnya hingga menutupi wajahnya. Dan ini membuat Luna tak bisa melihat jalan dengan baik.
*tttiiiiittttttt…. Suara klakson motor mengagetkan luna, untung saja luna bergerak cepat sehingga ia tak tertabrak.
“maaf pak,”ucap Luna.
“jalannya hati-hati neng,”ucap pengemudi motor itu, luna mengangguk sambil tersenyum. Saat luna hendak jalan ia manginjak sesuatu.
“kalung?”gumamnya. ternyata Luna menginjak kalung yang terjatuh dari lehernya. Sejak kapan kalung ini terjatuh dari leherku? Pertanda apakah ini? Apakah aku memang sudah seharusnya tak memakai kalung ini?’batinnya. luna lantas memasukan kalung bertuliskan ariel itu kedalam tasnya. Entah sejak kapan rasanya untuk ariel telah memudar.

“nazril!!!”ucap luna saat masuk keruangan nazril.
“luna? Ada apa?”Tanya nazril. Luna hanya tersenyum dan menunjukkan sekotak spaghetti yang ia bawa. Nazril membiarkan luna duduk dikursinya sementara nazril duduk dimeja.
“jadi, sekarang kau tak kapok membawa makanan untukku?”Tanya nazril sambil memainkan rambut panjang luna yang tergerai.
“sekarang kau kan bersikap manis padaku”ucap luna sambil membuka kotak spaghetiinya.”jawab luna nyengir. Nazril mengamati luna, sepertinya ada yang kurang dalam diri istrinya itu.
“kalungmu mana? Tak kau pakai?”Tanya nazril santai. “haruskah aku memakainya?”Tanya luna polos sambil mengambil menggulung-gulung spaghetti digarpu.
“kalau kau mau memakainya pakai sajjj….” Belum sempat nazril menyelesaikan kalimatnya, luna sudah menutup mulut nazril dengan spaghetti.
“tak usah bahas itu, ayo makan.”ucap luna. Dalam hati nazril tersenyum melihat luna bertingkah seperti itu.
“sini giliranku menyuapimu”ucap nazril. “bagaimana kau mau menyuapiku? Daritadi tanganmu memainkan rambutku.”ucap luna cuek. Nazril hanya nyengir saat luna berbicara seperti itu.
“sore ini kita jenguk Bryan. Dia sudah sadar”ucap nazril.
“benarkah? Syukur kalau begitu.”ucap luna. Sejenak mereka berhenti mengobrol, membiarkan spaghetti ini habis dimakannya.
*******

Sore itu nazril dan luna bergegas menuju rumah sakit untuk menjenguk nazril. Lagi-lagi hujan mengguyur kota. Bedanya hujan ini datang disore hari, padahal baru saja langit terlihat cerah. Tapi sedetik saja berubah menjadi gelap.
“hujan Lagi!!”ucap luna cembeurt. “kenapa? Sebenarnya kau tak suka hujan kan Luna?”Tanya nazril. Dengan cepat luna mengangguk.
“kau tahu zril, langit jadi tak begitu indah”ucap luna cemberut. Nazril mengelus rambut luna. “biarkan hujan membasahi kota luna,”ucapnya. Luna tersenyum dan saat itu perasaannya sangat tenang.
“maxime?”sapa nazril yang saat itu melihat maxime tengah duduk diruang tunggu.
“luna, nazril?”.
“bagaimana Bryan?”Tanya Naxzril. Maxime tersenyum, saat itu ia teringat ucapan maxime tadi siang.
“max, kalau lo benar-benar ingin nebus kesalahan lo terhadap gw. Bantu gw supaya bisa berdua sama luna. Caranya lo atur sendiri.”

“maxime!!”panggil nazril.
“yeahh. Keadaannya baik-baik saja, naz! Gw perlu bicara sama lo. Tapi gak disini, gak apa-apa kan luna?”Tanya maxime menoleh pada luna.
“oke! Kalau gitu gw tunggu didalam.”ucap luna. “kamu tunggu sebentar ya lun,”ucap nazril sambil mengecup pipi luna. Maxime dibuat heran dengan aksi nazril. Sejak kapan luna dan nazril jadi mesra begitu.

“Bryan!!”panggil luna saat luna membuka pintu kamar. Saat itu Bryan tengah berdiri menghadap jendela kamar.
“lo udah sehat? Kok lo berdiri disitu?”Tanya luna. Bryan berbalik dan menatap luna penuh arti, mengamati luna dengan seksama. Tapi satu hal yang membuat alisnya mengkerut. Bryan tak menemukan kalung yang dipakai luna.

Sementara nazril….
“kenapa max?”Tanya nazril. “sejak kapan lo mencintai luna?”. Nazril mengerutkan alisnya, ia tak mengerti dengan perkataan maxime.
“bukan urusan lo, lo kenapa manggil gw?”. Tanpa pikir panjang menceritakan semuanya, maxime tak mau berbohong sedikitpun. Alasannya membawa nazril kemari supaya bryan bisa lebih leluasa berbicara dengan luna. Nazril menanggapi perkataan maxime dengan tenang. Walaupun emosinya saat itu ingin meledak.

“Luna!!!”ucap Bryan menghampiri Luna. Luna dibuat terdiam dengan aksi Bryan. Terlebih saat itu luna melihat kalung bertuliskan namanya digenggam Bryan.
“Ariel??”ucap Luna gemetar. Bryan tersenyum dan memeluk Luna erat-erat.
“ya luna, ini aku ariel. Aku arielmu luna!!”ucap bryan terus memeluk luna. Luna terkulai lemas. Kakinya tak sanggup menopang tubuhnya lagi. Perlahan airmatanya mulai jatuh.
“luna!! Ini aku, sekarang aku ingat semuanya. Aku arielmu luna. Aku ariel!!”ucap Bryan. Saat itu nazril sudah berdiri didepan pintu. Hatinya sesak, gundah. Akankah ia kehilangan luna disaat ia benar-benar mencintainya. Saat nazril hendak pergi, pemandangan itu membuatnya enggan melangkah. Tiba-tiba Luna mendorong tubuh Bryan.
“luna kau kenapa?”Tanya Bryan. Luna berbalik dan sekarang dihadapannya berdiri nazril. Hati luna terasa sesak. 2 pria kini berdiri di dekatnya. Masalalu dan Masa depannya!! Luna berlari tanpa menoleh kearah Bryan begitupun pada Nazril.
“Luna!!!!!panggil Bryan yang hendak mengejar Luna. Namun nazril menahannya “biar gw yang temui luna, gw yang lebih berhak”ucap nazril mematahkan Bryan untuk mengejar Luna.

Diluar hujan cukup deras, Luna tak peduli. Ia ingin menjauh dari semuanya. Luna tak sanggup menghadapi kenyataan kalau Bryan adalah Ariel. Hati kecilnya menolak Bryan kalau dia ariel. Tapi pikirannya terus tertuju pada kenangan-kenangan dimasalalu. Luna terkulai lemas, ia sudah lelah berlari. Ia biarkan hujan membasahi tubuhnya. Satu persatu bayangan nazril dan Ariel silih berganti memenuhi pikirannya.
“Lunaa!!!”teriak sebuah suara. Yang luna yakini itu suara nazril. Luna bangkit dan berbalik memandang nazril.
“kenapa lari?”Tanya nazril.
“zril. Kamu mau marah sama aku? Kamu marah aja sekarang! Ayo marah!”teriak luna.  “luna, kau bicara apa sih?”.
“nazril!!! Kenapa kau tak marah tadii!! Apa kau tak sayang padaku?”ucap Luna sedikit berteriak. Nazril tersenyum dan memeluk Luna. Ia menenangkan gadisnya ini ditengah guyuran Hujan.
“menangislah luna, jika kau ingin menangis.”ucapnya.
“nazril….!!!” Luna memeluk Nazril erat-erat. Pemandangan itu disaksikan oleh maxime. Dan maxime baru menyadari kalau perbuatannya tadi salah.
~To Be Continued~

Rabu, 20 Juli 2011

Jika Ariel Bicara

Jakarta -
Awalnya, Ani hanya bisa tersenyum malu-malu. Ia berdiri tidak terlalu jauh dari ruang tunggu tahanan Pengadilan Negeri Bandung Jalan R.E Martadinata, Bandung. Dari tempatnya berdiri, Ani bisa memandang Nazril Irham alias Ariel di balik jeruji. Senin, 6 Desember 2010, pegawai restoran makanan cepat saji di kawasan Riau ini ingin bertemu pujaannya. “Saya nge-fans dari dulu,” kata perempuan muda berambut agak pirang ini.

Bersama tiga orang rekannya, mereka sengaja datang. Ani sambil tersipu-sipu mendekat menuju jeruji. Wajahnya agak pucat, tangannya mendekap jaket warna ungu yang ia pakai. Ani mulai rikuh dan sibuk. “Mana kamera? Kok nggak bawa?” tanyanya pada sang teman. Wartawan mulai tertarik dengan sosoknya. “Panggil saja Arielnya,” salah seorang wartawan memberi saran. “Saya nggak mau, nanti masuk tivi,” katanya, centil.

Seseorang lalu berteriak pada Ariel. “Riel, ini ada fans-nya datang, lagi hamil,” lantang. Aga Khan, pengacara Ariel, mendekat. “Mana, ayo sini. Kamu bisa masuk ke dalam,” ajak Aga Khan pada Ani.
Ani sumringah, tapi ia menolak. “Nggak mau,” katanya. Ia memilih mendekat, meng-ulurkan tangannya pada vokalis Peterpan itu dari luar jeruji. “Riel, hadapi dengan senyuman ya. Ariel semoga cepat keluar [tahanan] ya,” katanya dengan suara besar. Ariel tersenyum dan mengucapkan terima kasih. “Jangan sedih,” tambah Ani. Ucapan ini malah membuat Ani terlihat sedih. “Tuh kan, saya jadi sedih,” ujarnya berkaca-kaca.

Perbincangan singkat antara pengemar dan sang bintang berakhir. Tapi wartawan mengajukan permintaan pada Ariel. “Riel, dia minta dielus perutnya, kasihan lagi hamil,” seru salah seorang wartawan televisi. Ani hanya bisa menahan gembira saat tangan Ariel mengelus pelan perutnya. ”Saya hamil mau tiga bulan,” kata Ani sumringah.
Terjadi menjelang sidang ketiga dengan agenda putusan sela, Ariel tergambar seperti biasa: saat tertawa kedua matanya menyipit tajam, tertawa tapi tak terasa lepas, namun tetap berusaha terlihat santai. Sesekali ia larut serius berbincang dengan tim pengacaranya.

Datang pukul setengah delapan pagi, Ariel harus menunggu sidang yang digelar sete-ngah 10 pagi. Ia merutuk jadwal yang molor. ”Ini semua berlebihan, menunggu sidang saja lama kayak begini,” keluhnya. Hari itu, ia mengenakan kemeja putih motif garis-garis dan celana warna hitam.

Ada yang lain didapat para wartawan dari Ariel. Berbeda ketika ia berada di tahanan Mabes Polri, kekasih Luna Maya ini begitu sulit ditemui media. Ketika tahanannya dipindah ke LP Kebon Waru, Jalan Jakarta Bandung, dan menjalani sidang perdana, pelan-pelan Ariel mau bicara.

Di sela-sela menunggu sidang, ia menyempatkan untuk menyapa penggemar seperti Ani dan meladeni pertanyaan para wartawan. Tak hanya itu, sayup-sayup dari luar pagar pengadilan puluhan massa yang meneriakkan agar Ariel dihukum berat pun tak pernah absen mengikuti sidang.

Ariel juga mendengar soal mereka yang kontra ini, ”Ada yang teriak hukuman 12 tahun buat saya itu kecil. Harusnya hukuman mati, waduh, bagaimana caranya? He he,” ujarnya. Agenda putusan sela hari itu akan menentukan nasib kasusnya. Apakah perkara hukum ini terus dilanjutkan atau ia akan beroleh bebas.

Saat masih menunggu, Ivana, kakaknya, datang berkunjung mengantarkan makanan. Memberi pelukan, berbincang sebentar lalu keluar.� Tak berselang lama, dua personel band eks-Peterpan, David dan Uki, datang. Terlibat obrolan sejenak, Uki lantas meladeni para penggemar yang berjejal di balik jeruji.

Ariel terlihat tekun mendengarkan lagu dari iPod yang dibawa David. ”Itu bukan materi baru. Materi lama yang rencananya mau dirilis, tapi sebenarnya bukan rahasia, lagi tunggu prosesnya selesai,” kata Ariel pada saya.� Tak lama, panggilan untuk bersidang datang. Pukul sembilan lewat, frontman berusia 29 tahun ini melangkah menuju ruang sidang utama di lantai dua.

Secara maraton, Majelis Hakim Singgih Budi Prakoso yang memimpin sidang mengawali dengan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) oleh dua hakim anggota Agus Suwardi dan Syahril Mahmud. Berbeda dengan dua sidang sebe-lumnya, jalannya sidang berlangsung terbuka. Penggemar Ariel, wartawan, anggota Laskar Pembela Islam, para anggota sebuah organisasi kepemudaan (OKP) berbaur di dalam ruangan.

Dalam dakwaan, Ariel dituntut dengan sejumlah pasal berlapis. Pasal 29 UU no. 4 tahun 2008 tentang pornografi jo pasal 56 ke-2 KUHP. Pasal 27 ayat 1 UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo pasal 45 ayat 1 UU ITE terakhir Pasal 282 ayat 1 KUHP. “Maksimal hukumannya 12 tahun,” kata Rusmanto salah seorang JPU.

Ariel dan tim pengacaranya pada sidang perdana 22 November lalu sudah mengajukan nota keberatan alias eksepsi. Namun dalam putusan sela, majelis hakim menolak karena materi eksepsi di luar ranah eksepsi. Singgih Budi Prakoso meminta proses persidangan dilanjutkan dengan agenda memanggil saksi-saksi.

Kekecewaan tergurat di wajah Ariel usai sidang. “Terus terang aku kecewa eksepsi ditolak,” keluhnya pada saya. “Kami akan terus melakukan perlawanan hukum,” kata Aga Khan, pengacara Ariel.
Jika semua berjalan normal, kemungkinan besar bulan-bulan ini Ariel bersama anggota band baru eks-Peterpan yang lain tengah giat-giatnya melakukan promo tour. Juni lalu, mereka pun sudah merampungkan syuting videoklip single album mereka. Video yang menarik. Di dalamnya memperlihatkan sosok Ariel yang seperti memiliki dua kepribadian: Lelaki tampan tengah berkaca pada sosok bengis di dalam cermin. Ada juga perempuan yang dirundung sedih sepanjang video. Khas video-video Peterpan.

Klip beres lalu masuk televisi. Single diputar di radio. “Sebulan kemudian launching,” kata Ariel. Bum! Dua video yang diduga berisi Ariel-Luna Maya dan Ariel-Cut Tary muncul ke permukaan. Menghancurkan semua rencana yang sudah disusun. Album tertunda, jadwal manggung banyak dibatalkan. ”Ada satu acara besar di Singapura dibatalkan. Nama acaranya Asian Giant. Peterpan main dengan Rivermaya,” kata Ariel.

Kasus ini mengguncang negeri. Membelah masyarakat pada dua kutub besar: prihatin pada nasib sang rockstar sedangkan yang lain berteriak keras minta Ariel dihukum berat. Ariel kembali menjadi buruan media. Rumahnya di bilangan Antapani, Bandung, tak henti-hentinya disantroni kuli tinta.

Kedatangannya pertama kali ke Bareskrim Mabes Polri menjadi pemandangan agak memilukan: seorang lelaki yang biasa dielu-elukan hari itu berkemeja hijau motif kotak-kotak terlihat ringkih memegang ta-ngan sang kekasih. Lampu kamera yang terang memperlihatkan beban besar di matanya yang menyempit.

Kasus ini menyisihkan—membuat orang lupa sementara, pada banyak kasus besar yang tengah terjadi di Indonesia. Misal, kasus korupsi milyaran rupiah pegawai pajak Gayus Tambunan, mafia kasus di Mabes Polri. Media, percakapan jejaring sosial, forum dunia maya membahas berbagai konspirasi, juga jokes tentang ketiga orang yang dirundung malang tesebut.

Di sisi lain, entah berapa orang yang ramai-ramai mengunduh video-video tersebut di dunia maya. Diam-diam, tanpa sorot kamera, ia menyerahkan diri secara sukarela pada polisi setelah video porno kedua yang diduga Ariel dan Cut Tari keluar. Tanpa melalui proses yang transparan polisi kemudian menetapkan Ariel sebagai tersangka.

“Saya dibilang ikut mengedarkan video, bagaimana mungkin? Saya ini hanya korban,” kata Ariel. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada satupun barang bukti miliknya yang disita polisi. “Orang yang jelas-jelas mengedarkan video itu sendiri sampai sekarang nggak terekspos,” katanya. Ia menyebut Anggit Gagah Pratama dan nama-nama lain yang mengunggah. “Tidak ada media yang mempersoalkan si Anggit dan para penyebar ini,” ujarnya.

Redjoy alias RJ tersangka penyebaran video sendiri membantah dirinya menyebarkan video tersebut. Ia mengaku meng-copy paste isi harddisk eksternal milik Ariel tahun 2006 lalu di studio Capung, Antapani, Bandung. Saat itu seingatnya, Ariel menyerahkan materi album Hari Yang Cerah. Harddisk eksternal 160 GB itu memuat beberapa folder lagu.

“Biasanya nama folder adalah nickname Ariel,” kata Redjoy. Ia menyortir sejumlah folder, yang di dalam salah satunya terdapat dua video itu. “Kaget, pas tahu ada video itu. Nggak diapa-apakan, cuma ter-copy di harddisk CPU komputer studio,” ujarnya. Redjoy sendiri bekerja sama dengan Peterpan sejak album Alexandria (2005).

Sebagai editor musik, tugasnya adalah merapikan bagian-bagian dalam sebuah lagu. “Satu lagu biasanya beres dalam tiga hari,” ujarnya. Mengedit album Peterpan baginya adalah tantangan, termasuk album baru yang akan keluar nanti. “Saya masih terlibat, musiknya sekarang lebih njlimet. Pemilihan sound-nya sulit,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan Peterpan jauh lebih meningkat dibanding sebelumnya. “Masuknya David juga jadi nilai tambah. Orangnya bermain dengan teori yang kuat,” kata lelaki bercambang ini saat saya temui ketika menunggu sidang.

Kembali ke video. Setelah mendapat video tersebut, Redjoy mengaku tidak memberi tahu anggota Peterpan yang lain. “Di Peterpan, yang paling dekat ya sama Ariel,” ujarnya. Setahunya, video tersebut terpecah-pecah menjadi beragam video. Ia langsung menghapusnya, meski tidak seketika. “Tapi di studio ada software khusus pencari data yang sudah dihapus supaya kembali lagi,” tuturnya. Aman.

Masalah datang ketika Anggit Gagah Pratama, sepupunya, datang berkunjung. “Dia biasa main ke studio,” katanya. Pada Redjoy, Anggit lebih sering membicarakan soal fotografi. Mahasiswa berambut gondrong ini kerap pula memainkan komputer studio. Mungkin di sanalah Anggit menemukan video-video tersebut. “Dia pamit pulang, tiis (cuek) saja nggak bilang soal video tersebut,” katanya.

Empat tahun berlalu. Juni 2010, video yang sudah dianggap mati dan tidak ada muncul di permukaan. ”Kaget banget, itu video yang pernah saya tonton. Tapi berpikirnya, mungkin ada orang lain yang punya,” katanya. Tapi telepon dari Anggit sebelum bulan puasa mengejutkannya. “Ia mengaku mengambil file itu. Tapi katanya video itu juga dicuri lagi sama temannya,” katanya.
Setelah telepon itu, “Saya sampai lima hari stress banget,” paparnya. Ia mulai menyiapkan diri nama terseret pusaran kasus ini. “Saya mulai bilang ke ibu, ke orang-orang dekat, kalau saya pasti akan dipanggil polisi,” katanya. Polisi datang ke rumahnya di bilangan Buah Batu. Redjoy dijemput tanpa paksaan.

Ia dititipkan di ruang tahanan Polres Jakarta Selatan. Di sana, ia bertemu dengan tiga orang anak muda yang ditangkap polisi karena menyebarkan video tersebut. ”Mereka teman-teman Anggit,” katanya. ”Mereka shock,” tambahnya. Sempat berdialog, dua orang rekan Anggit mengaku mendapatkan file itu dari flashdisk Anggit. ”Lalu tersebar di antara mereka,” katanya.
Mereka juga mengakui jika file-file yang terpecah-pecah itu mereka edit kembali supaya layak tonton dan bisa diunggah. ”Jadi bukan Anggit yang menyebarkan. Kabarnya yang menyebarkan ke internet ada teman keempat mereka, tapi saya tidak tahu siapa,” ujar editor yang pandai main gitar ini. Disinggung jika Anggit adalah putra dari pejabat kepolisian, Redjoy membantah. ”Bukan. Bapaknya kerja swasta,” katanya.

Menurutnya, ia ingin proses hukum ini menindak pihak-pihak yang tak bertanggung jawab itu. ”Yang mengedarkan harus diproses,” katanya. ”Saya tidak pernah meng-edarkannya,” katanya. Jika semua proses hukum ini sudah dijalani, ia mengaku, ”Saya ingin diterima lagi oleh anak-anak Peterpan,” paparnya. Kondisinya memang sulit, bahkan pengemar Peterpan saat ini membencinya.
”Ada yang berteman dekat dengan saya, sekarang malah balik membenci,” keluhnya.

Nasib sudah berkata lain. Kasusnya terus bergulir hingga pengadilan. Masa tahanannya terus diperpanjang hingga empat kali. Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan pengacara tidak pernah terkabulkan. Hari-hari ke depan, nasib Ariel baru akan terjawab.

Dalam beberapa kesempatan di sela-sela menunggu persidangan, penyuka game online ini berbicara dengan saya tentang banyak hal. Pembicaraan tak leluasa tentu saja. Ariel berusaha menjawab seterbuka mungkin.
TENTANG ALBUM BARU

Sebetulnya, sudah berapa matang album baru kalian, sebelum terjadi proses hukum ini?

Itu lumayan, sudah hampir menetaslah.� Sudah 90 persen, malah 95 mungkin. Yang kurang, tinggal ada lirik di satu lagu, lagunya sudah selesai, liriknya tinggal dilengkapi. Video klip sudah jadi.

Berapa lama proses pembuatannya?
Sekitar dua tahun. Mengerjakannya selang-seling. Nggak terus-terusan.

Proses album ini tergolong lambat dibanding sebelumnya. Kenapa?
Kadang-kadang kita berkaca pada band luar, kenapa mereka bisa sesantai itu [mengerjakan album]. Mereka nggak kayak dipecut. Kalau di sini kan seperti kuda dipecut. Setahun sekali harus keluar album. Coldplay, lama [nggak keluar], sekalinya keluar bagus.� Nah, kita berharapnya juga seperti itu, tidak memaksakan mood. Mudah-mudahan, setiap keluar album itu hasilnya bagus.

Tidak ada hambatan teknis?
Nggak ada. Misalnya satu lagu, belum ketemu enaknya. Diamkan saja dulu. Tunggu, oh enaknya begini, baru [diselesaikan] begitu.

Ada berapa lagu rencananya?
Ada delapan sampai sembilan lagu. Kami inginnya setiap lagu dipromosikan. Kadang di tiap album ada sepuluh lagu, tapi ada dua lagu yang nggak kedengaran sama sekali.

Seperti apa kemajuannya dibanding album-album sebelumnya?� Apakah album ini cenderung lebih keras?
Kalau sudah keluar, orang bisa lihat sendiri progresnya. Terlalu abstrak. Tapi David, Uki dan Lukman banyak memasukan instrumen-instrumen baru. Nggak keras. Masih seperti album Peterpan yang dulu. Ada satu lagu yang keras, yang lainnya sama. Kalau musiknya, banyak perubahan.

Dari segi lirik, ada perubahan?
Lirik, ada satu lagu yang bicara tentang nasionalisme. Sisanya, hubungan cinta-cintaan. Secara musik, kita mulai memasukan instrumen tradisional Indonesia. Ada juga instrumen tradisional dari luar.

Lagu ciptaan David dipilih menjadi single pertama dan dibuatkan video klipnya.
Karena berbeda. [Bagian] depannya. Saat hearing, orang-orang bilang ini beda.

David termasuk anggota baru di dalam band,� kalian sudah berani mengakomodir?
Dia bagus. Punya potensi besar. Sayang kalau cuma jadi tukang keyboard acara kawinan. [tertawa]

Album ini digarap di mana?
Rekaman di studio Masterplan. Kalau konsep dan bikin lagu itu kebanyakan di rumah Uki.

Nama baru sudah siap? Betulkah perdebatannya seseru seperti yang ditayangkan televisi swasta itu?
Sebenarnya begini, reality show itu kan niatnya karena kita ingin santai. Untuk menjaga eksistensi, kita bikin acara itu. Memang jadinya tidak seperti yang kita bayangkan. Jatuhnya harusnya lebih bagus, lebih reality show (dalam tayangan itu ternyata mereka berakting kaku-Red). Yang kedua, adanya tayangan itu dengan tetap menjaga eksistensi tapi tidak mengganggu rekaman. Ternyata yang terjadi adalah rekaman terganggu. Salah perhitungan, jadi semakin lama.
Proses pencarian nama juga semakin lama, karena kita kebanyakan berpikir untuk acara itu tadi

Tapi kini soal nama sudah pasti?
Belum. Tetap menyisakan beberapa kandidat [nama]. Tetap nama barunya akan dikeluarkan pas launching album. Di sisi nama sendiri, kami tidak ada perdebatan. Kami benar-benar belum menemukan nama yang pas. Kebanyakan saat ada yang menyebutkan nama, bagus...bagus, tapi kok kurang ya?

Tersebar kabar namanya Masterplan?
Itu rumor, he-he-he.

Kapan album ini akan dirilis?
Pas beres bikin video klip, harusnya sebulan kemudian rilis. Syuting, klip jadi, begitu on air nya siap, masuk televisi, sebulan kemudian pasti launching. Tapi itu sudah lewat. [memandang lalu tersenyum]

Meski dirundung kasus, apakah album ini akan tetap keluar?
Kita awalnya kan yakin kasus ini nggak P.21 [berkas polisi dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan]. Yang lain bilang, ”Kita tunggu saja sampai maksimum tahanan polisi ini selesai 120 hari, habis itu kita launching.” Ternyata di luar dugaan, dinyatakan P.21. Sekarang lagi disusun beberapa rencana.

Mungkin tidak, jika album baru ini dirilis tanpa kehadiran Anda?
Bisa jadi. Tapi bentuk rilisnya kita belum tahu, apakah album atau single, semua masih dalam perdebatan.

Bagaimana Anda menyakinkan personel lain untuk tidak gelisah dengan eksistensi band selama menunggu proses hukum selesai?
Proses ini sangat memakan waktu. Saya nggak banyak meyakinkan mereka. Cuma kalau sekali ketemu, ada yang kita omongkan. Malah banyak ide yang saya kasih supaya mereka mengisi kekosongan. Tapi mereka nggak mau juga maju sendiri-sendiri. Paling sambil menunggu proses hukum, mereka mengerjakan proyek-proyek lain.
Itu tadi, pas awal-awal [kasus] bertahap ada rencana A, B, tanggung nih, begitu selesai masa tahanan. Ternyata... Sekarang sudah rencana keberapa, akibat kemahiwalan (kasus nyeleneh) ini. [tersenyum simpul]�

Betul ada rencana diproduseri Abdee Negara? Bikin single?
Bukan single, sebenarnya kami yang mau jadi produser. Saya, Abdee dan beberapa nama besar lain. Cuma nanti, karena prosesnya tertahan terus akibat beberapa hal. Ini proyek santai, jadi ditundanya lumayan lama.
MENJADI TAHANAN

Terkejut berhadapan dengan proses hukum?

Sangat terkejut. Saya waktu itu lagi siap-siap untuk album baru. Sering pulang pergi Jakarta-Bandung. Saat-saat itu, sebenarnya saya lagi banyak meluangkan waktu sendirian untuk menyelesaikan lirik.

Sangat terguncang?
Lumayan, seperti gempa Yogya...[tertawa]

Apa yang terlintas di pikiran saat pertama kali ditahan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri?
Pikiran saya nggak di dalam waktu itu, masih di luar. Kenapa bisa begini? Terpikir, oh mungkin proses hukumnya harus seperti ini, ya saya jalani saja dulu.

Kabarnya sel Anda di Bareskrim berhadapan dengan Abu Bakar Basyir?
Oh, itu ceritanya begini. Awalnya, sel saya yang direbut oleh ustad Abu. Ha-ha-ha. Gue duluan di situ kan. Beberapa lama kemudian, Pak Ustad masuk dengan pengawalan ketat. Gue dipindah dulu, karena kamar itu akan jadi sel isolasi Ustad Abu. Sudah beberapa lama di situ, ada yang keluar. Gue pindah lagi, berhadap-hadapan dengan selnya.

Pernah ngobrol? Dia mengenal Anda?
Lucunya di situ. Saat istirahat, kami duduk di ruang tengah. Beliau lewat, nggak tahu apa pemicunya, kalau nggak salah, ada yang ngobrol dengan beliau. Lalu ustad bilang, “Maaf, saya kurang tahu ini siapa.” Yang lain bilang, “Ini Ariel, Pak”. “Oh, ini Ariel.”
Anehnya, dari bibirnya yang pertama kali keluar bukan seperti sosok yang menakutkan. Dia bilang, “Jangan berkecil hati”. Katanya, manusia diturunkan ke bumi untuk belajar, berbuat dosa. Tapi juga untuk menyadari dosanya dan mengubah dirinya. Nanti kalau manusia nggak bikin dosa lagi itu dimatikan semua. Jangan berkecil hati, yang penting tobat saja. Itu intinya.

Di Bareskrim banyak tahanan kasus kelas kakap, banyak hal baru didapat?
Ya, tapi kadang-kadang pusing karena obrolannya. Ada anggota DPR, ilegall logging, batubara. Pusing. Obrolannya terlalu pintar. [tertawa] Tapi seru banget di Bareskrim itu.

Saat pindah ke Kebon Waru, apakah jauh lebih nyaman dibanding di Bareskrim?
Kenyamanan bukan soal orangnya, tapi udara. Di sini lebih nyaman karena udaranya terbuka, ada sinar matahari. Di sana tertutup, AC, matahari nggak ada. Di satu titik saja baru ada tempias sinar matahari. (Ariel mengaku karena jarang tersentuh matahari, kulitnya menjadi lebih sensitif. ”Tapi di Waru sudah sehat lagi,” katanya.)
Di sisi orang, saya tidak butuh waktu beradaptasi. Saya kan lima tahun hidup di jalan, jadi nggak susah untuk beradaptasi.

Sampai detik ini sudah menerima kasus hukum yang menimpamu?
Nasib, saya terima. Tapi proses hukumnya nggak!

Kecewa dengan penegakan hukum di Indonesia?
Ya. Saya merasa diperlakukan tidak adil. Kasus-kasus sejenis sebelumnya yang menyangkut para politisi kok nggak diusut?

Pendapat Anda soal kelompok tertentu yang terus menekan jalannya proses hukum ini?
Saya nggak bisa kasih pendapat ke mereka. Karena saya nggak tahu motif mereka apa.� Kalau memang murni, bagaimana juga? Soalnya saya ketemu sama ustad-ustad, nggak ada yang seekstrem itu. Semuanya dari belakang [menasihati], ”Kamu begini, kamu harus begitu”.

Anda dianggap merusak moral bangsa.
Saya tidak merasa merusak. Di sini, saya korban. Yang merusak adalah mereka yang mengupload, nggak berpikir kalau privasi orang sudah dilanggar. Mereka yang nggak memikirkan efek dari penyebaran itu, televisi yang menayangkan gambar itu lalu dilihat anak kecil, saya kira itu lebih merusak.
PERUBAHAN DAN RENCANA ARIEL

Proses hukum ini melelahkan. Apa yang menguatkan Anda?
Kehadiran keluarga, orang-orang dekat, Sahabat Peterpan juga. Pasti itu yang di dunianya. Selain diri sendiri, dikuatkan juga sama Yang Di Atas.

Seperti apa proses menguatkan diri itu?
Prosesnya panjang sekali. Terlalu panjang buat diceritakan. Yang pasti, banyak buku yang saya baca bagus-bagus, mengenai masalah. Saya juga baca biografi orang-orang besar, kasusnya berbeda tapi nasibnya sama.
Malah ada yang perlakuannya lebih parah.�Dari sisi agama juga banyak, mungkin sudah dikasih jalannya. Saya ketemu dengan orang-orang berpengalaman yang tahu agama, salah satunya dari Ustad Abu itu. Jadi begitu prosesnya, dari orang-orang yang pengalaman soal agama juga dari buku.

Dari mana datangnya dorongan untuk membeli buku-buku agama tersebut?
Dari diri sendiri. Kebetulan di tahanan Bareskrim ada orang Afganistan, dia orang syi’ah. Tanya-tanya sama dia. Dia cerita tentang sejarah Islam, soal khalifah. Dari situ ternyata masih banyak yang belum gue tahu tentang sejarah Islam.
(Ariel membeli banyak buku untuk meng-habiskan hari-harinya di Waru. Salah seorang rekan dekatnya mengatakan pelantun ”Di Balik Awan” itu sering menitipkan daftar belanjaan buku yang harus dibeli. Saya melihat daftar itu. Ada sepuluh buku baru yang harus dibeli, dua di antaranya adalah Alawite karya Ali Bin Abi Thalib dan Mutiara Ilmu Islam Ali bin Abi Thalib karya Waheeda El-Humayra. ”Saya cuma ingin baca yang macam-macam dan beda”, kata Ariel.)

Apa saja kegiatan di Kebon Waru?
Kalau di Waru, lebih banyak baca buku. Jarang berdialog seperti di Bareskrim. Paling olahraga sekali-kali. Jarang keluar sel. Makanya itu kemarin ada tabloid gila, bilang saya nggak pernah di dalam sel. Sakit jiwa! Mereka mungkin dapat bocoran di dalam, tapi dilebih-lebihkan, kesannya saya dapat keistimewaaan, padahal siapa yang diistimewakan?

Rajin bikin prosa juga?
Iya, soalnya kalau bikin lagu sepertinya nggak mungkin. Menciptakan lagu satu saja. Di sini dapat jatah (memakai ruangan musik di Waru) seminggu dua kali main. Kebetulan ada salah satu napinya yang jago musik. (Di tahanan, selain buku dan iPod, Ariel juga membawa buku tulis: isinya kalender buatan tangan, prosa, hingga coretan gambar).

Album yang� didengar selama di tahanan?
Nggak ada yang baru. Paling dengar Keane yang baru (Night Train Out), album sendiri yang baru (eks-Peterpan). Nggak terlalu banyak dengar yang lain, album-album lama Peterpan, Jack Johnson, Suede, Keane. Sudah, yang lain saya malas dengar. Oh ya, sama lagu Iwan Fals yang ”Bongkar”.

Anda dikenal sebagai pribadi yang misterius dan tertutup. Apakah proses penahanan ini membawa perubahan?
Kalau ke umum tetap saja seperti itu, untuk apa juga berubah. Aku nggak terlalu banyak keluar kamar soalnya, tapi masih tetap bersosialisasi dengan yang lain. Jadi dari sisi [kepribadian] nggak ada yang berubah dari aku.

Seberapa religius sekarang?
Ha-ha-ha, masih sedikitlah. Cuma lebih baik dari yang sebelumnya. Soal sholat lebih rajin, itu sepertinya terlalu sentimentil kalau gue bilang, ha-ha-ha. Susah diukur.

Terpikirkan, penerimaan sebagian publik tidak semudah sebelum kasus ini terjadi?
Aku nggak memikirkan itu. Peduli amatlah, bagaimana nanti saja. Kita lihat nanti.

Kangen manggung?
Lumayan. Kalau lagi ditahan, semua kangen. Kangen jalan-jalan, bukan manggung doang. He-he-he.�

Penilaian Anda pada media sekarang?
Saya menyayangkan media-media muda yang berorientasi ke gosip. Dari dulu saya beranggapan yang bisa mencerdaskan bangsa adalah media. Media-media baru ini kurang bertanggung jawab dengan apa yang dimakan oleh masyarakat. Harusnya pimpinan infotainment berpikiran kalau berita itu ditayangkan di televisi pukul sembilan pagi, ditonton anak-anak. Menurut saya, mereka kurang bertanggung jawab. Itu yang gue sayangkan.
Menulis berita silakan, wong itu kerjaannya. Kalau soal mereka senang memberitakan privasi saya, wajar. Yang nggak wajar itu tata caranya. Kita lihat di luar, seekstrem apa sih paparazzi dan infotainment di sana, mereka punya tata cara. Nggak sampai mendekat. Di sini, buat jalan saja nggak bisa. Mudah-mudahan dewan pers bisa menertibkan yang seperti itu.

Kasus ini melibatkan orang kepercayaan Anda, RJ. Adakah nilai yang berubah untuk mempercayai seseorang?
Nggak ada perubahan. Karena ini, benar-benar di luar kekuasaan manusia. Contohnya begini, polisi bertanya, apa barang kamu yang hilang? Nggak ada yang hilang. Kalau dalam mempercayai orang, ada poin-poin tertentu yang nggak akan berubah banyak. Yang terjadi di sini, sudah seizin Yang Di Atas. Nggak perlu jadi paranoid sama orang-orang.

Punya rencana pribadi setelah bebas nanti?
Sesudah kejadian ini, rencana tetap sama. Tapi gua nggak bisa bilang sekarang. Kalau dibicarakan, takutnya malah nggak jadi.
Usai beberapa kali bertemu di Pengadilan Negeri Bandung, Ariel menitipkan secarik kertas berisi prosa pertama yang ia buat saat masih ditahan di Bareskrim Mabes Polri. Kenapa ia bungkam pada media? Kenapa ia tidak membela diri? Prosa yang khusus ia berikan pada Rolling Stone Indonesia menjawab semua tanda tanya itu.
Jika saya bercerita sekarang
Maka itu hanya akan membuat sebagian orang memaklumi saya.
Dan sebagian lagi akan tetap menyalahkan saya.
Tetapi itu juga akan membuat mereka memaklumi dunia
yang seharusnya tidak dimaklumi.
Dan tidak ada yang dapat menjamin apakah, semua dapat memetik hal yang baik dari kemakluman itu,
atau hanya akan mengikuti keburukannya.
maka saya lebih baik diam.

Jika saya bersuara sekarang
maka itu hanya akan membuat
saya terlihat sedikit lebih baik
dan beberapa lainnya terlihat sedikit lebih buruk sebenarnya.
maka saya lebih baik diam.

Jika saya berkata sekarang
maka akan hanya ada caci maki dari lidah ini.
Dan teriakan kasar tentang kemuakan
serta cemoohan hina pada keadilan.
maka saya lebih baik diam.

Saya hanya akan berkata pada Tuhan,
bersuara kepada yang berhak,
berkata kepada diri sendiri
lalu diam kepada yang lainnya
lalu biarkan seleksi Tuhan
bekerja pada hati setiap orang


Bareskrim 2010�